Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

Proyek Dinas PU Situbondo Dinilai Asal-asalan, AMPSI Angkat Bicara

badge-check


					Proyek Dinas PU Situbondo Dinilai Asal-asalan, AMPSI Angkat Bicara Perbesar

Situbondo, RepublikNews – Pelaksanaan kegiatan peningkatan jalan PTP Kayumas dari Pemkab Situbondo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (DPUPP) Situbondo, dinilai tidak sesuai harapan masyarakat.

Pasalnya dalam pengerjaannya di lapangan, diduga kuat tidak sesuai spek dan asal-asalan. Bahkan proyek yang dikerjakan CV. Indrawan itu, diketahui abai terhadap aktivitas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Hal ini mematik perhatian khusus Sumakki, kalangan masyarakat yang mengaku dirinya sebagai Aliansi Media Peduli Situbondo (AMPSI). Sebab pengerjaan CV Indrawan tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknik.

“Proyek peningkatan jalan PTP Kayumas itu, pekerjaannya diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknik. Pekerja nya juga tidak dilengkapi dengan K3,” kata Sumakki.

Sementara itu, lanjutnya, pekerjaan proyek disana kondisinya bertebing-tebing. Seumpama ada batu dari atas jatuh kebawah, dan kena kepala pekerja nya, siapa yang bertanggung jawab? Makanya K3 ditempat itu sangat dibutuhkan.

Bahkan, warga asal Desa Sumberwaru tersebut mengancam akan melakukan pelaporan kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

“Bagaimana dengan konsultan pengawas nya? Apakah dia hanya terima laporan diatas meja? Kalau pekerjaan nya masih tetap seperti itu, maka kami dari Aliansi Media Peduli Situbondo (AMPSI) akan melaporkan nya ke APH.” papar Sumakki.

Tidak hanya itu, Joko, warga lokasi sekitar bahkan mengaku tidak puas atas pekerjaan proyek yang dilaksanakan CV Indrawan tersebut.

“Proyek yang dikerjakan ini sangat jelek. Jadi masyarakat tidak puas dengan adanya pekerjaan tersebut, karena baru sekarang ini ada pekerjaan pengaspalan sejelek ini,” ungkap Joko.

Tidak hanya itu, Ferdi, warga setempat juga mengatakan hal yang senada, “Saya juga tidak puas dengan adanya pekerjaan aspal seperti ini. Paling lama, satu bulan setengah aspal ini pasti amburadul. Kalau ada pekerjaan seperti ini, lebih baik uangnya kasihkan ke masyarakat miskin saja atau dibuatkan rumah untuk masyarakat miskin,” terangnya.

Sementara Yudi, bagian tehnis lapangan saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa, pekerjaan proyek tersebut masih belum selesai.

“Masih belum pak, tinggal wearing coursenya pak. Spek yang gimana yang tidak seusai? Dimana yang tidak sesuai?,” jelas Yudi.

Sampai berita ini ditayangkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman Kabupaten Situbondo belum berhasil dikonfirmasi. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!