Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

TNI-POLRI

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, Undang Tokoh Pendekar Silat Se-Jatim

badge-check


					Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, Undang Tokoh Pendekar Silat Se-Jatim Perbesar

Surabaya, RepublikNews – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf sebelumnya telah berkomitmen untuk menjaga keamanan dan stabilitas di wilayah teritorialnya. Dalam upaya itupun, Pangdam siap untuk bersinergi dengan semua pihak.

Salah satu yang menjadi pantauan Pangdam saat ini, ialah maraknya aksi tawuran antar perguruan silat yang terjadi di Jawa Timur.

Dijelaskan Pangdam, kericuhan antar pesilat itu sebetulnya tak perlu terjadi hanya karena permasalahan kecil yang sebetulnya bisa diselesaikan dengan baik.

Tak tanggung-tanggung, Mayjen TNI Farid Makruf pun bakal menyediakan ajang bergengsi bagi para pesilat untuk bisa menonjolkan bakatnya di tempat yang sudah disediakan.

“Segera kita gagas pak, piala Kapolda dan Pangdam. Cakep toh, tinggal nunggu kita adain. Dimana tempatnya, persyaratan seperti apa dan wasitnya disiapkan. Kita fair, syukur-syukur bisa menghasilkan atlet yang bisa sampai ke tingkat Internasional. Seperti atlet silat binaan saya yang sampai bertanding di Malaysia,” ungkap Mayjen Farid.

Jenderal bintang dua yang pernah berkarier di satuan Kopassus itu menambahkan, kekerasan maupun kericuhan antar perguruan silat yang terjadi di Jatim, sebetulnya tak perlu terjadi.

Bahkan, Pangdam pun menghimbau para pimpinan perguruan silat untuk ikut serta berpartisipasi menjaga stabilitas dan kondusifitas di Jawa Timur.

“Saya ingin perguruan itu abadi. Konvoi di jalanan sebisa mungkin tolong dihindari kalau memancing keributan. Seperti kemarin yang terakhir, saling lempar. Motor dibakar. Kalau kami nanti dibantu dengan CCTV, drone dan satelit kita pasti bisa temukan pelakunya. Dan kita berlakukan represif, pasti menderita. Kita tidak ingin itu terjadi,” tegas Pangdam.

Namun demikian, Pangdam meyakini jika perguruan silat di Jawa Timur mampu menjunjung nilai-nilai kehormatan dan kependekaran dengan sangat mulia. “Saya yakin, semua perguruan silat punya kepribadian dan kehormatan,” tegas Mayjen Farid Makruf, M. A.

“Saya hanya menggambarkan. Akhir dari sebuah anarkisme itu kalau berujung pada tindakan hukum, pasti sengsara,” imbuh Pangdam V/Brawijaya. (S49)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

23 Februari 2026 - 23:14 WIB

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Trending di TNI-POLRI
error: Content is protected !!