Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

POTRET

Sekolah Pantai,Digelar Dinas Kelautan Perum & Perhutani KPH Malang

badge-check


					Sekolah Pantai,Digelar Dinas Kelautan Perum & Perhutani KPH Malang Perbesar

MALANG – Perhutani KPH Malang bersama Dinsa Kelautan menggelar Sekolah Pantai dengan Tema “Pelestarian Lingkungan.” Kegiatan sekolah pantai dilakukan sebagai salah satu wadah kegiatan peduli lingkungan karena adanya laut pantai merupakan bagian dari ekosistem yang juga diperlukan penjagaan kelestariannya.

Kegiatan dilakukan di kawasan pantai Jonggring Saloko RPH Donomulyo BKPH Sumbermanjing KPH Malang bersama sama Dinas Kelautan dan Perikanan. Kamis (21/9/2023)

Hadir dalam giat tersebut, perwakilan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Timur, Cab.Dinas Kelautan dan Perikanan kab Malang. KRPH Donomulyo dan anggota, Camat Donomulyo diwakili kasi Eksbang. Kepala Desa Mentaraman dan Perangkatnya, LMDH Mentaraman, Pokmaswas Desa Mentaraman, KarangTaruna Desa Mentaraman, Praktisi dan Akademisi Unibraw, Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh Pemuda, dan SMK Kehutanan Makasar.

Kadis Kelautan dan Perikanan Kab Malang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya
gali potensi yang ada di desa Mentaraman,

“Kemas secantik mungkin sebagai daya tarik wisata pantai Malang Selatan yang mulai ramai kunjungan wisman,” ujarnya.

Sementara dari KRPH Donomulyo, Pani Rismunandar menyampaikan, sekolah pantai menjadi satu kegiatan untuk melestarikan lingkungan pantai termasuk Hutan sekitar pantai sebagai penyangga Wisata, sekaligus sosialisasi Cegah kebakaran hutan dan Lahan.

“Kegiatan sekolah pantai dilakukan dengan penanaman mangrove dan cemara udang di sepanjang bibir pantai dan Kondang Towo pantai Malang Selatan KPH Malang,” terangnya.

Dari Praktisi dan Akademisi UB menyampaikan kegiatan sekolah pantai dimaksudkan sebagai upaya untuk melestarikan, melindungi dan memanfaatkan sumberdaya yang ada, dengan cara menumbuhkan kesadaran sedini mungkin untuk gemar menanam dan merawat tumbuhan.

“Tumbuhkan kesadaran dini untuk peduli lingkungan,” jelasnya.

Kasi PSDH KPH Malang yang hadir mewakili manajemen Perum Perhutani KPH Malang mengatakan bahwa sekolah pantai perlu menjadi salah satu materi kegiatan ekstra kurikuler sekolah.

“Satu sekolah dengan minimal 10 anak melakukan kegiatan penanaman mangrove maka jika semua sekolah di wilayah Malang melakukan hal yang sama maka dalam satu tahun pantai Malang Selatan akan menjadi green beach yang mengundang datangnya wisatawan,”” pungkasnya.

Terpisah, Addministratur (ADM) Perhutani KPH Malang, Loesy Triana,
berharap kegiatan kepedulian lingkungan menjadi kegiatan bersama, sinergi antar multi pihak dan masyarakat termasuk dunia pendidikan.

” Untuk mempercepat pengembangan wilayah pantai Malang Selatan perlu sinergitas bersama,” pungkas Loesy. @red

Baca Lainnya

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

FWJI “Go To Bali” Kunjungi Puri Ubud, Kapolsek Berikan Apresiasi

12 November 2025 - 21:49 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!