Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

TNI-POLRI

Danyonarmed 12/Divif-2/Kostrad Nawi: Galakan Biopori, Cara Jaga Lingkungan

badge-check


					Danyonarmed 12/Divif-2/Kostrad Nawi: Galakan Biopori, Cara Jaga Lingkungan Perbesar

Ngawi,RepublikNews – Berbagai  kegiatan di gelar Yonarmed 12/Divif 2 Kostrad, dalam  menyemarakkan  peringatan HUT ke 57 Menarmed 1/2  Kostrad. Kali ini, satuan dibawah kendali Mayor Arm Ronald F Siwabessy  tersebut  menerjunkan puluhan prajuritnya untuk membuat seribu lubang biopori di area hijau Yonarmed 12/Divif-2/Kostrad.

Kapten Arm Gatot yang ditunjuk menjadi koordinator dalam kegiatan itu mengatakan jika biopori memiliki  manfaat yang besar, terutama dalam penyerapan air.

“Biopori ini akan mencegah genangan-genangan air saat turunnya hujan. Tentunya, hal ini juga akan berguna bagi tanaman di sekelilingnya,” kata Gatot. Jumat, 14 Juni 2019. “Ditambah lagi, ini juga merupakan suatu upaya mencegah terjadinya banjir,” imbuhnya.

Sementara itu, Danyonarmed 12/Divif-2/Kostrad, Mayor Arm Ronald, F. Siwabessy menambahkan, biopori merupakan teknologi alternatif dan sederhana yang berguna untuk menyerap air hujan.  Istilah keren untuk biopori, kata Ronald, ialah istana cacing. “Walaupun sebenarnya penghuni biopori bukan hanya cacing saja,” ungkapnya.

Selain itu, imbuhnya, teknik biopori yang dilakukan oleh prajuritnya saat ini, juga memiliki dampak yang sangat bagus bagi tanah. “Terutama kesuburan tanah, itu dikarenakan dengan adanya lubang biopori, resapan air hujan yang mengandung lumpur dan bakteri, bisa dilarutkan oleh mineral-mineral yang diperlukan dalam kehidupan tumbuhan,” bebernya.

Pembuatan biopori itu, ujar almamater Akademi Militer tahun 2002 ini, diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran, serta perilaku dalam menjaga lingkungan. “Persoalan lingkungan sangat terkait dengan perilaku kita dan merupakan tanggung jawab bersama. Mari, kita bersama-sama menjaga kelestarian alam dan lingkungan,” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

23 Februari 2026 - 23:14 WIB

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Trending di TNI-POLRI
error: Content is protected !!