Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

EKONOMI BISNIS

4 Alasan Bisnis F&B Skeptis Terhadap Transformasi Digital [Data Riset 2023]

badge-check


					4 Alasan Bisnis F&B Skeptis Terhadap Transformasi Digital [Data Riset 2023] Perbesar

Respon “Nggak dulu deh!” dari para pelaku bisnis F&B terhadap implementasi transformasi digital ternyata punya alasan kuat, berikut 4 kategorisasinya!

Bandung – Tim di balik pengembangan aplikasi kasir Tantri melaksanakan survey langsung terhadap 500+ pelaku bisnis F&B (Food and Beverage) yang ada di Kota Bandung, Jawa Barat, sepanjang 2 kuartal (Q1-Q2/2023). Riset tersebut diinisiasi untuk mengetahui preferensi dan tantangan pelaku usaha terhadap percepatan penerapan teknologi digital dalam bisnis kuliner.

Hasil riset menunjukkan, setidaknya terdapat 4 (empat) faktor yang menjadi pemicu keengganan atau perilaku skeptis pelaku F&B dalam bertransformasi digital.

Grafik preferensi bisnis F&B terhadap transformasi digital/Source: Tantri.id

Pertama, pelaku bisnis menganggap mindset atau pandangan mereka sebagai pengaruh utama. Sebagian merasa aplikasi kasir belum mendesak, sementara lainnya memilih operasional konvensional.

Kedua, pedagang mempertimbangkan dampak langsung terhadap pelanggan dalam adopsi teknologi digital. Mereka menilai keterbantuan atau kebingungannya, serta mempertahankan interaksi langsung sebagai bagian dari citra atau branding bisnis mereka.

Proses pengambilan keputusan menjadi faktor penting lainnya, dan turut mempengaruhi pelaku bisnis F&B. Beberapa menilai kurangnya edukasi terkait teknologi F&B, sementara lainnya belum dapat bertemu dengan decision maker.

Keempat, pelaku bisnis masih menilai kebutuhan sistem digital yang komprehensif. Mereka menginginkan fitur-fitur terintegrasi untuk mendukung efektivitas operasional, dari manajemen bisnis hingga manajemen pemesanan.

Tantangan kompleks di atas menghadang pelaku bisnis F&B dalam mengadopsi transformasi digital.

Padahal, masih banyak manfaat lain yang secara signifikan berdampak pada bisnis. Bahkan QSR Magazine dalam studinya “The Benefits of Going Digital with Your Menu“,  mengungkapkan:

“Restoran mengalami kenaikan pemesanan hingga lebih dari 30% setelah menggunakan menu digital dan aplikasi pemesanan.”

Tak dipungkiri, penerapan inovasi digital adalah langkah penting menuju peningkatan profitabilitas dan efisiensi operasional yang dapat memberikan dampak positif dalam bisnis kuliner.

Meskipun begitu, strategi dan perencanaan matang diperlukan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut.

###

Press Release + Data Riset lengkap dapat Anda unduh melalui link berikut:

https://tantri.id/press-release-transformasi-digital-bisnis-fnb 

About Sasana Digital

Sasana Digital adalah perusahaan penyedia solusi & jasa digital untuk bisnis Indonesia. Juga sebagai developer Aplikasi Kasir & Scan QR Menu untuk bisnis F&B bernama Tantri.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

Anak Singkong di Little Tokyo

19 November 2024 - 16:50 WIB

Trading Bebas Swap di Dupoin: Semua yang Perlu Anda Ketahui

19 November 2024 - 14:12 WIB

Token Palapa Resmi Diperdagangkan di Bittime

18 November 2024 - 13:50 WIB

Port Academy Adakan Diklat IMDG Code di Tanjung Redeb, Tingkatkan Kompetensi Penanganan Barang Berbahaya di Pelabuhan

15 November 2024 - 03:17 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS
error: Content is protected !!