Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BIROKRASI

JLS Dibagi Tiga Paket, Wabup : Jika Satu Kontraktor Terlalu Panjang.

badge-check


					JLS Dibagi Tiga Paket, Wabup : Jika Satu Kontraktor Terlalu Panjang. Perbesar

Tuban, RepublikNews.

Untuk memastikan pengerjaan proyek dari anggaran APBD tahun 2019 berjalan dengan benar dan sesuai dengan rencana, dengan didampingi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tuban, Edi Kartono dan Kepala Bappeda Tuban, Choliq Chunnasiqh, Wakil Bupati Tuban Ir.H.Noor Nahar Hussein.M.Si meninjau langsung pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) atau Ring Road yang berada di Desa Tunah dan Desa Kowang kecamatan Semanding Tuban,pada Kamis 04/07/2019.

“Adapun saat ini dari hasil pemantauan, Pengerjaan Proyek sudah berjalan sesuai rencana, seperti pembukaan lahan, pembersihan, serta pengerasan tanah, sudah dimulai dari 2 Minggu lalu” terang Wabup.

Wabup juga mengingatkan untuk para kontraktor agar tetap bekerja secara profesional, sesuai target yang telah Diberikan, agar tidak terjadi keterlambatan di kemudian hari yang dapat merugikan semua pihak,untuk pengawasan pada proyek ini akan dilakukan secara rutin kedepannya, untuk melihat progres berjalan sebagaimana mestinya.

Sebagai informasi ,
Proyek Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang digadang-gadang bisa mengurai kemacetan di jalan utama kota itu terbagi dalam tiga paket. Pertama Desa Tunah dan Desa Kowang, Desa Kowang dan Desa Semanding, serta Desa Semanding dan Desa Njarum.

“Sebab jika dikerjakan satu kontraktor terlalu panjang, makanya dibagi menjadi tiga paket yang dikerjakan oleh tiga kontraktor berbeda,ini untuk mengurangi resiko pekerjaan.” jelas Noor Nahar.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo: Di Mata Hukum Semua Sama “Hukum Berlaku” Untuk Semua Warga Negara

18 Agustus 2025 - 10:08 WIB

Pj. Bupati Lampung Barat Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah

19 Desember 2024 - 17:07 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pada Pilbup 2024

25 September 2024 - 17:58 WIB

Trending di BIROKRASI
error: Content is protected !!