Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

BERITA UTAMA

Rekor Penarikan Dana Harian Terbesar dari ETF Ethereum Fidelity Sejak Peluncuran, Apa Artinya?

badge-check


					Rekor Penarikan Dana Harian Terbesar dari ETF Ethereum Fidelity Sejak Peluncuran, Apa Artinya? Perbesar

Pada tanggal 1 Oktober, Fidelity Ethereum Fund (FETH) mencatat penarikan dana sebesar $25 juta, menjadikannya jumlah penarikan harian terbesar yang pernah terjadi di antara ETF spot Ether berbasis di Amerika Serikat, kecuali Grayscale Ethereum Trust (ETHE).

Pada hari yang sama, ETF spot Ether secara keseluruhan mencatat penarikan dana sebesar $48,6 juta dari sembilan penerbit. Dari jumlah tersebut, FETH menyumbang $25 juta, ETHE menyumbang $26,6 juta, dan Bitwise Ethereum ETF (ETHW) menyumbang $0,9 juta.

Meskipun banyak yang mengalami penarikan, ada beberapa ETF Ethereum yang mencatat arus masuk positif, yaitu 21Shares’ Core Ethereum ETF (CETH) dengan $1,2 juta dan VanEck Ethereum ETF (ETHV) dengan $2,7 juta. ETF lainnya tidak mengalami perubahan signifikan.

Grayscale Tetap Memegang Rekor Penarikan Terbesar

Meskipun Grayscale Ethereum Trust (ETHE) masih memegang rekor untuk penarikan harian terbesar, rekor baru yang dicapai oleh Fidelity menekankan tekanan yang terjadi di pasar ETF Ether. Walaupun demikian, FETH masih merupakan ETF terbesar kedua dengan total investasi sebesar $453,5 juta.

Sementara itu, iShares Ethereum Trust (ETHA) milik BlackRock memimpin di posisi pertama dengan total investasi melebihi $1,14 miliar per 1 Oktober.

Kondisi Pasar ETF Bitcoin

Tren penarikan tidak hanya terjadi pada ETF Ethereum, namun juga pada ETF spot Bitcoin yang mencatat penarikan total sebesar $242,6 juta pada 1 Oktober, menjadi penarikan terbesar dalam hampir satu bulan terakhir sejak 3 September. Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund mencatat penarikan terbesar sebesar $144,7 juta, diikuti oleh ARK 21Shares Bitcoin ETF dengan penarikan sebesar $84,3 juta.

Harga kurs Bitcoin spot turun hampir $4.000 setelah serangan rudal Iran ke Israel pada akhir 1 Oktober, tetapi berhasil kembali naik menjadi $61.750 pada saat artikel ini diterbitkan.

Secara umum, penarikan dana besar-besaran dari ETF Ethereum dan Bitcoin menunjukkan adanya ketidakpastian di pasar kripto, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti geopolitik dan volatilitas harga. Meski begitu, dana besar masih tetap tertanam dalam produk-produk ETF ini, menunjukkan minat investor yang kuat meskipun terjadi fluktuasi.

Fidelity dan Grayscale, sebagai pemain utama di pasar, terus menguasai sebagian besar aset, sementara ETF seperti 21Shares dan VanEck berhasil menarik dana baru meski pasar sedang tidak stabil. Bagi investor yang memperhatikan tren jangka panjang, ini bisa menjadi indikator bahwa sementara volatilitas tetap tinggi, minat terhadap aset kripto seperti Ethereum dan Bitcoin masih bertahan.

Melihat perkembangan terbaru ini, penting bagi investor untuk terus memantau kondisi pasar serta berita global yang dapat mempengaruhi nilai investasi mereka di sektor kripto. Pemahaman yang lebih dalam mengenai dinamika ini dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih bijak untuk beli Bitcoin atau trading Ethereum maupun aset kripto lainnya.

Tentang Palapa

Palapa melalui PT Global Karya Wisesa adalah perusahaan berbasis teknologi di garis depan inovasi blockchain dan aset kripto. Palapa memiliki visi mendorong adopsi dan pemanfaatan teknologi blockchain secara luas dengan menciptakan ekosistem yang mudah dan berfokus pada pengguna.

Token Palapa (PLPA) sudah resmi terdaftar oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Dimana token Palapa telah masuk ke dalam daftar 545 aset kripto yang dapat diperdagangkan saat ini.

PLPA dibangun menggunakan blockchain Ethereum dengan standar ERC-20. Seperti diketahui, Ethereum menyediakan platform yang kuat dan aman untuk perilisan dan pengelolaan token dengan memastikan transparansi dan interoperabilitas dalam ekosistem blockchain yang lebih luas.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

25 Desember 2025 - 14:23 WIB

Terkait Tanah Urug Lahan, DLH Mojokerto Tegaskan Pengembang Wajib Gunakan Material Legal

17 Desember 2025 - 15:18 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!