Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BIROKRASI

Sebanyak 50 Bidan PTT Menerima SK CPNS.

badge-check


					Sebanyak 50 Bidan PTT Menerima SK CPNS. Perbesar

Lamongan, RepublikNews.

Sebanyak 50 bidan di Lamongan dari program Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan RI mendapatkan Surat Keputusan (SK) CPNS dari Bupati Lamongan H.Fadeli.SH.MM di Pendopo Lokatantra, Senin,15/07/2019.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lamongan Bambang Hadjar menerangkan dasar pengangkatan ini adalah Keputusan Presiden No 25 tahun 2018 tentang Pengangkatan Dokter, Dokter Gigi, Bidan PTT Kemenkes sebagai CPNS di Lingkungan Pemda.

Bambang menjelaskan ada pengecualian syarat usia bagi jabatan tertentu di bidang kesehatan. Ini terjadi karena keluarnya Keputusan Presiden nomor 25/2018 yang mengatur dokter, dokter gigi, dan bidan sebagai jabatan tertentu dengan batas usia pelamar paling tinggi 40 tahun.
“Sehingga yang telah mengikuti seleksi pada tahun 2012 dan usia sedikitnya 40 tahun diangkat menjadi CPNS.” jelas Bambang.

Bupati Lamongan Fadeli dalam pengarahannya mengajak para bidan yang diangkat menjadi CPNS untuk bersyukur dengan cara kerja keras.
“Sekarang perkembangan kesehatan semakin baik. Angka harapan hidup naik, kematian ibu dan anak menurun,” ujarnya.

Selain tetap memprioritaskan bidang pendidikan, dan infrastruktur, lanjutnya, bidang kesehatan di Lamongan juga menjadi prioritas. Terutama dengan bekerja keras untuk menangani stunting.
“Saat ini tinggal 9 persen. Akhir tahun ini diharapkan bisa turun lagi sehingga tinggal 5 persen. Bidan desa adalah ujung tombak dari kegiatan ini.” harap Fadeli.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo: Di Mata Hukum Semua Sama “Hukum Berlaku” Untuk Semua Warga Negara

18 Agustus 2025 - 10:08 WIB

Pj. Bupati Lampung Barat Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah

19 Desember 2024 - 17:07 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pada Pilbup 2024

25 September 2024 - 17:58 WIB

Trending di BIROKRASI
error: Content is protected !!