Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BIROKRASI

Busana Adat Khas Lamongan Wajib di Pakai ASN.

badge-check


					Busana Adat Khas Lamongan Wajib di Pakai ASN. Perbesar

Lamongan, RepublikNews.

Ada yang berbeda pada proses Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat di Lingkungan Pemkab Lamongan di Pendopo Lokatantra,pada Jumat 19/07/2019 Semua pejabat yang diambil sumpah mengenakan busana adat khas Lamongan, ini adalah kali kedua, busana khas adat Lamongan dikenakan dalam kegiatan resmi Pemkab Lamongan. Setelah sebelumnya dikenakan dalam peringatan Hari Jadi Lamongan.

Bupati Lamongan H.Fadeli.SH.MM meminta agar busana yang berakar pada budaya lokal Lamongan dikenakan seluruh ASN, sekali dalam setiap bulan.

“Suasana pada acara ini sangat berbeda dari biasanya. Serasa berada di Lamongan 450 tahun yang lalu,” ujarnya merujuk semua undangan yang telah mengenakan busana adat khas Lamongan.
Karena itu Fadeli kemudian meminta kepada Sekkab Yuhronur Efendi untuk terus menyosialisasikan busana adat khas Lamongan ini, baik kepada seluruh ASN maupun masyarakat.
“Seluruh Kepala OPD harus mempunyai busana adat khas Lamongan. Bahkan kedepannya untuk seluruh ASN harus punya semua. Saya minta nanti setiap satu kali dalam satu bulan ASN bekerja memakai busana adat khas Lamongan,” instruksi Fadeli.

Busana Khas Lamongan ini paling kentara pada kebaya panjang sampai lutut dengan penggunaan batik singomengkok sebagai jarit busana wanita. Serta pengaplikasian batik singomengkok pada udeng dan sembong pada busana pria.
Sementara itu kepada pejabat yang baru saja dilantik, dia meminta agar meningkatkan kinerja Pemkab Lamongan. Untuk menjadikan Lamongan lebih baik lagi
Ada 73 jabatan pengawas eselon IV, 33 jabatan administrator eselon III dan 6 jabatan pimpinan tinggi pratama eselon IIb dalam pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat tersebut.

Di antara jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon IIb) yakni Moch Faiz Junaidi yang sebelumnya Asisten ekonomi dan Pembangunan menjadi Kepala Bappeda, MS Heruwidi yang sebelumnya Asisten Tata Praja menjadi Kepala Dinas Perikanan.
Sedangkan Suyatmoko yang sebelumnya Kepala Dinas Perikanan menjadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman menggantikan Moch Wahyudi. Sementara Moch Wahyudi sekarang menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup menggantikan M Fahrudin Ali Fikri yang dilantik menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
M Fahrudin Ali Fikri menggantikan posisi pejabat sebelumnya, Moh Nalikan yang sekarang menjadi Asisten Tata Praja menggantikan MS Heruwidi.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo: Di Mata Hukum Semua Sama “Hukum Berlaku” Untuk Semua Warga Negara

18 Agustus 2025 - 10:08 WIB

Pj. Bupati Lampung Barat Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah

19 Desember 2024 - 17:07 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pada Pilbup 2024

25 September 2024 - 17:58 WIB

Trending di BIROKRASI
error: Content is protected !!