Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

POTRET

Jurnalis Lampung Siap Belajar Bersama Abd. Kodrat Dalam Kode Etik Jurnalis

badge-check


					Jurnalis Lampung Siap Belajar Bersama Abd. Kodrat Dalam Kode Etik Jurnalis Perbesar

Pesisir Barat, RepublikNews – Sejumlah Jurnalis di Pesisir Barat mengaku tersinggung dengan pernyataan yang disampaikan oleh salah satu Komisioner Bawaslu Pesisir Barat, Abd.Kodrat beberapa hari yang lalu.

Seperti diketahui, Abd. Kodrat terkesan arogan dengan salah satu jurnalis media online, dengan membuat pernyataan menantang agar jurnalis belajar soal hukum kepadanya.

Ketua Setwil Forum Pers Indevendent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung, Aminuddin menyayangkan atas pernyataan tersebut. Menurut ia, sebagai pejabat publik dan digaji oleh negara, Kodrat sejatinya tidak mengeluarkan pernyataan kontroversi tersebut.

“Harusnya Kodrat jawab aja sesuai jawaban yang dibutuhkan.Misalnya membuat klarifikasi atas keputusan keluarga berjamaah menjadi penyelenggara pemilu apakah sesuai aturan atau belum. Bukan malah menantang jurnalis untuk belajar hukum kepada dirinya, apalagi mengancam akan lapor Polres,” kata dia, Jum’at, (20/12).

Aminuddin mengaku akan mengakomodir sejumlah jurnalis untuk belajar hukum dan kode etik kepada Kodrat.

“Kami membahas persoalan ini dengan serius, dan saya ajak kawan-kawan jurnalis terutama yang tergabung dalam FPII untuk belajar hukum dan kode etik kepada Kodrat dalam waktu dekat biar pintar dan memiliki inegritas seperti Kodrat,” sindirnya.

Sebelumnya, Kodrat dan Irwansyah disorot masyarakat Pesisir Barat. Keputusan Kodrat dan Irwansyah menerima sejumlah beberapa keluarga besarnya menjadi anggota panwascam dinilai bentuk sebagai kerakusan dan syarat dengan potensi KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).

Kodrat sendiri mengangkat diduga adik kandung, iparan, dan sepupunya demikian juga dengan Irwansyah. (Wagiman/Roso/Mus/Nur/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

MPIR Jombang Jadikan Momentum HPN 2026, Sebagai Tapak Tilas Kebangkitan Pers untuk Sosial Kontrol Kebijakan Pemerintah

9 Februari 2026 - 19:57 WIB

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

JNE Peduli Korban Bencana Sumatera dan Aceh Salurkan 500 Ton Bantuan Logistik

10 Desember 2025 - 13:09 WIB

Trending di NASIONAL
error: Content is protected !!