Menu

Mode Gelap
Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia ACARA SERAH TERIMA JABATAN DANDEMPOM V/2 DARI LETKOL CPM SIGIT PRABOWO, S.H., M.H.I KEPADA LETKOL CPM DANIEL YOGIANTO, S.H Kapolres Metro Kota Tangerang Sambut Baik Sinergitas FWJ Indonesia

POTRET

Jurnalis Lampung Siap Belajar Bersama Abd. Kodrat Dalam Kode Etik Jurnalis

badge-check


					Jurnalis Lampung Siap Belajar Bersama Abd. Kodrat Dalam Kode Etik Jurnalis Perbesar

Pesisir Barat, RepublikNews – Sejumlah Jurnalis di Pesisir Barat mengaku tersinggung dengan pernyataan yang disampaikan oleh salah satu Komisioner Bawaslu Pesisir Barat, Abd.Kodrat beberapa hari yang lalu.

Seperti diketahui, Abd. Kodrat terkesan arogan dengan salah satu jurnalis media online, dengan membuat pernyataan menantang agar jurnalis belajar soal hukum kepadanya.

Ketua Setwil Forum Pers Indevendent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung, Aminuddin menyayangkan atas pernyataan tersebut. Menurut ia, sebagai pejabat publik dan digaji oleh negara, Kodrat sejatinya tidak mengeluarkan pernyataan kontroversi tersebut.

“Harusnya Kodrat jawab aja sesuai jawaban yang dibutuhkan.Misalnya membuat klarifikasi atas keputusan keluarga berjamaah menjadi penyelenggara pemilu apakah sesuai aturan atau belum. Bukan malah menantang jurnalis untuk belajar hukum kepada dirinya, apalagi mengancam akan lapor Polres,” kata dia, Jum’at, (20/12).

Aminuddin mengaku akan mengakomodir sejumlah jurnalis untuk belajar hukum dan kode etik kepada Kodrat.

“Kami membahas persoalan ini dengan serius, dan saya ajak kawan-kawan jurnalis terutama yang tergabung dalam FPII untuk belajar hukum dan kode etik kepada Kodrat dalam waktu dekat biar pintar dan memiliki inegritas seperti Kodrat,” sindirnya.

Sebelumnya, Kodrat dan Irwansyah disorot masyarakat Pesisir Barat. Keputusan Kodrat dan Irwansyah menerima sejumlah beberapa keluarga besarnya menjadi anggota panwascam dinilai bentuk sebagai kerakusan dan syarat dengan potensi KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).

Kodrat sendiri mengangkat diduga adik kandung, iparan, dan sepupunya demikian juga dengan Irwansyah. (Wagiman/Roso/Mus/Nur/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolres Metro Kota Tangerang Sambut Baik Sinergitas FWJ Indonesia

31 Maret 2026 - 19:26 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

MPIR Jombang Jadikan Momentum HPN 2026, Sebagai Tapak Tilas Kebangkitan Pers untuk Sosial Kontrol Kebijakan Pemerintah

9 Februari 2026 - 19:57 WIB

AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi

2 Januari 2026 - 18:33 WIB

Gebyar Anniversary Ke-10 Media Berita TKP Di Shakila Guest House

21 Desember 2025 - 12:07 WIB

Trending di NASIONAL
error: Content is protected !!