Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

Masayikh Ponpes Al Falah: Santri Akan Terus Berjuang Untuk NKRI

badge-check


					Masayikh Ponpes Al Falah: Santri Akan Terus Berjuang Untuk NKRI Perbesar

Kediri,RNews – Kedatangan Kapusbintal TNI Laksamana Pertama Budi Siswanto di Pondok Pesantren Al Falah, disambut KH. Zaenudin Jazuli dan KH. Agus Ahmad Hasbhy. Ponpes yang berlokasi di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri ini, menjadi tempat silaturahmi Kapusbintal TNI didampingi Danrem 082 Kolonel Arm Ruly Chandrayadi, Dandim Kediri Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno dan Kapolresta Kediri AKBP Anton Haryadi. Selasa (2/4/2019)

Dalam sambutannya, Masayikh Ponpes Al Falah Ustad Moh.Maksum menjelaskan, Al Falah ini berdiri pada tahun 1925, oleh KH Ahmad Djazuli Utsman. Perjuangan beliau yang sangat gigih, Al Falah berkembang dan terus berkembang,  bertahan sampai sekarang. Saat ini yang seperti kita lihat, bahwa santri secara keseluruhan mencapai 7.000 lebih.

“Al Falah dikelola secara kolektif oleh putra putri beliau KH Ahmad Djazuli Utsman,” jelas Ustad Moh.Maksum.

Putra putrinya ialah KH. Zaenudin Jazuli, KH. Nurul Huda Jazuli, mohon maaf beliau sekarang lagi tidak sehat saat ini, sehingga tidak bisa hadir ditengah-tengah kita, KH. Hamim Jazuli yang lebih dikenal Gus Mik,  beliau telah mendahului kita, sekarang dimakamkan di makam Auliya Tambak, KH. Fuad Jazuli, KH.Munif Jazuli, beliau juga telah mendahului kita, sekarang di makamkan di pondok Queen Al Falah dan Nyai Hj.Lailatul Jazuli

“Kami mohon doa restu, semoga Masayikh Al Falah beserta keluarga besarnya diberikan panjang umur oleh Allah SWT, dalam kondisi sehal wal afiat,” sambungnya.

Dijelaskannya, silaturahmi seperti ini, penting untuk kita lakukan, selain perintah agama, juga membangun ukhuwah diantara kita TNI, Polri dan santri.

Sejarah telah mencatat, bahwa santri dibawah bimbingan dan petunjuk para ulama, ikut memperjuangkan untuk mewujudkan kemerdekaan di Republik Indonesia. Santri juga ikut andil dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Itu dibuktikan pada hasil rapat para ulama pada 22 Oktober 1945 yang disebut “Resolusi Jihad”.

“Diantara isi resolusi jihad, barangsiapa yang berdomisili di Surabaya, wajib mengangkat senjata melawan kembalinya penjajah di muka bumi nusantara tercinta ini,” jelasnya.

Ditambahkannya, pada tanggal 22 Oktober telah resmi dinyatakan oleh Pemerintah sebagai “Hari Santri Nasional”. Sebuah pengakuan yang sangat berarti bagi kami para santri, sehingga setiap 22 Oktober melaksanakan apel atau upacara dengan tetap menggunakan identitasnya, yaitu pakai sarung.

“Para santri dibawah bimbingan dan petunjuk para ulama, akan siap dibelakang TNI dan Polri, dan siap membackup TNI dan Polri untuk bersama-sama berjuang mempertahankan 4 pilar yang telah dirumuskan para pendiri negeri tercinta ini,” kata Ustad Moh.Maksum.

4 pilar itu ialah PBNU, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Pilar-pilar itu telah kita sepakati bersama sebagai harga mati, maka sering kita pekikan kepada masyarakat “NKRI Harga Mati”.

“Santri akan terus berjuang untuk NKRI,” pungkasnya.

Sementara itu, Laksamana Pertama Budi Siswanto dalam wawasan kebangsaannya mengangkat berbagai topik terkini terkait persatuan dan kesatuan. Disamping wawasan kebangsaan, Laksamana Pertama Budi Siswanto mengajak para santri untuk mendaftarkan diri menjadi prajurit TNI. (dodik)

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!