Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

ADVETORIAL

Perhutani Kediri Bersama Stakeholder Tanam Pohon 5.500 Plances di Tulungagung

badge-check


					Perhutani Kediri Bersama Stakeholder Tanam Pohon 5.500 Plances di Tulungagung Perbesar

Tulungagung,Republiknews.id – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri bersama Stakeholdernya di Tulungagung melakukan penanaman pohon jenis multy purpose three species (MPTS) sebanyak 5.500 plances di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Niyama Tulungagung, Rabu (07/12).

Penanaman di lokasi PT. Pembangkit Jawa Bali PLTA Niyama tersebut merupakan Kawasan hutan yang berada di petak 75g dan 84d wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Besuki, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandung, KPH Kediri.

Wakil Administratur Perhutani Kediri Selatan, Agus Suharya menyampaikan, penanaman ini sebagai bentuk ikhtiar memperbaiki fungsi hutan dan sedekah bumi dengan mengedepankan kesinambungan penghasilan masyarakat baik untuk jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

“Untuk itu bibit pohon yang ditanam selain beringin, apak dan pule, juga ada tanaman buah-buahan dan kopi, dengan harapan karena tanaman MPTS itu merupakan tanaman kekayuan yang bersifat multiguna, bermanfaat dari segi ekologi maupun dari segi ekonomi,” kata Agus.

Penanaman tersebut juga melibatkan stakeholder lainnya seperti, tokoh masyarakat serta Ketua DPRD Tulungagung Marsono, pejabat pemerintahan setempat seperti Bupati Tulunggung, Camat, Kepala Desa, serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua DPRD Tulungagung Marsono mengatakan, penanaman pohon ini bertujuan untuk mengembalikan fitrah dan fungsi hutan lestari dengan mengutamakan kesejahteraan rakyat dan hutan tetap terjaga.

Harapannya masyarakat tidak hanya menanam tanaman semusim seperti ketela dan jagung disela-selah tanaman pokok kehutanan, tetapi juga menanam kopi, karena tanaman kopi selain akar serabutnya mengikat lumpur yang membuat aliran air menjadi jernih, produksi kopi nantinya bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Untuk itu kami akan membantu bibit tanaman kopi sebanyak 200 ribu plances yang akan ditanam di wilayah selatan mulai dari wilayah Besuki, Kediri sampai dengan Tanggunggunung di Blitar,” pungkas Marsono.

(@red)

Baca Lainnya

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Jalin Kemitraan, MPIR Korwil Jombang Gelar Halal Bihalal Lintas organisasi

18 April 2025 - 20:03 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!