Menu

Mode Gelap
Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia ACARA SERAH TERIMA JABATAN DANDEMPOM V/2 DARI LETKOL CPM SIGIT PRABOWO, S.H., M.H.I KEPADA LETKOL CPM DANIEL YOGIANTO, S.H Kapolres Metro Kota Tangerang Sambut Baik Sinergitas FWJ Indonesia

ADVETORIAL

Perhutani Kediri Bersama Stakeholder Tanam Pohon 5.500 Plances di Tulungagung

badge-check


					Perhutani Kediri Bersama Stakeholder Tanam Pohon 5.500 Plances di Tulungagung Perbesar

Tulungagung,Republiknews.id – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri bersama Stakeholdernya di Tulungagung melakukan penanaman pohon jenis multy purpose three species (MPTS) sebanyak 5.500 plances di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Niyama Tulungagung, Rabu (07/12).

Penanaman di lokasi PT. Pembangkit Jawa Bali PLTA Niyama tersebut merupakan Kawasan hutan yang berada di petak 75g dan 84d wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Besuki, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bandung, KPH Kediri.

Wakil Administratur Perhutani Kediri Selatan, Agus Suharya menyampaikan, penanaman ini sebagai bentuk ikhtiar memperbaiki fungsi hutan dan sedekah bumi dengan mengedepankan kesinambungan penghasilan masyarakat baik untuk jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

“Untuk itu bibit pohon yang ditanam selain beringin, apak dan pule, juga ada tanaman buah-buahan dan kopi, dengan harapan karena tanaman MPTS itu merupakan tanaman kekayuan yang bersifat multiguna, bermanfaat dari segi ekologi maupun dari segi ekonomi,” kata Agus.

Penanaman tersebut juga melibatkan stakeholder lainnya seperti, tokoh masyarakat serta Ketua DPRD Tulungagung Marsono, pejabat pemerintahan setempat seperti Bupati Tulunggung, Camat, Kepala Desa, serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua DPRD Tulungagung Marsono mengatakan, penanaman pohon ini bertujuan untuk mengembalikan fitrah dan fungsi hutan lestari dengan mengutamakan kesejahteraan rakyat dan hutan tetap terjaga.

Harapannya masyarakat tidak hanya menanam tanaman semusim seperti ketela dan jagung disela-selah tanaman pokok kehutanan, tetapi juga menanam kopi, karena tanaman kopi selain akar serabutnya mengikat lumpur yang membuat aliran air menjadi jernih, produksi kopi nantinya bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Untuk itu kami akan membantu bibit tanaman kopi sebanyak 200 ribu plances yang akan ditanam di wilayah selatan mulai dari wilayah Besuki, Kediri sampai dengan Tanggunggunung di Blitar,” pungkas Marsono.

(@red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur

24 April 2026 - 11:23 WIB

ACARA SERAH TERIMA JABATAN DANDEMPOM V/2 DARI LETKOL CPM SIGIT PRABOWO, S.H., M.H.I KEPADA LETKOL CPM DANIEL YOGIANTO, S.H

23 April 2026 - 19:09 WIB

Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali

8 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!