Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

ADVETORIAL

PKH NGAWI MEMBUAT KADIN DINSOS TURUN LAPANGAN

badge-check


					PKH NGAWI MEMBUAT KADIN DINSOS TURUN LAPANGAN Perbesar

Ngawi, RepublikNews – Bantuan kementrian lewat pemerintah daerah untuk mengentaskan kemiskinan warga tidak mampu melalui Program Keluarga Harapan (PKH) mendapatkan batu sandungan di kabupaten Ngawi.

Berdasarkan penelusuran dilapangan ada laporan mengkawatirkan dari beberapa warga penerima bantuan,salah satunya warga desa Gandong kecamatan Bringin kabupaten Ngawi yang mrnerima PKH dari tahun 2016 sampai sekarang, yang jadi keganjalan salah satu warga bantuan yang seharusnya diberikan pertiga bulan sekali ini malah diterima tidak sesuai terkesan ada manipulasi dari ketua kelompok PKH.

“Pencairan yang kadang diberikan kadang tidak dapat ini tidak sesuai apa yang menjadi haknya,ucap salah satu warga dirumahnya.”

Dengan modus saat pencairan bantuan petugas PKH atau ketua kelompok mengumpulkan ATM milik penerima,kemudian dicairkan sendiri dan diberikan tidak sesuai,dengan alasan uangnya tidak cair atau digilir bergantian bila salah satu rumah mendapatkan dua komponen.salah satu warga ini mendapatkan dua komponen yaitu lansia dan anak sekolah tapi kenyataanya selama beberapa tahun ini malah dibuat bancaan oleh oknum dengan dalih uang diamankan diketua kelompok.

Tri Pujo Handono selaku Kadin Dinsos menjelaskan setelah menurunkan beberapa Tim dilapangan bahwa semua ini hanya kesalahan teknis dan kurangnya komonikasi pendamping kepada sipenerima tapi kalau memang terindikasi entah itu pendamping atau staf dibidang yang menangani program terlibat entah terkait manipulasi data,pungli,atau rekayasa akan saya kenakan sangsi tegas terhadap mereka termasuk pendamping desa gandong kali ini diberikan sangsi karena kesalahanya.

Saat ini total keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan PKH dikabupaten ngawi 45.047 orang dari desa atau kelurahan  dan didesa gandong sendiri 332.

“Buat catatan bagi desa desa seorang perangkat desa tidak boleh dijadikan ketua PKH karena sudah menyalahi struktur,jadi ketua PKH itu harus dari anggota penerima PKH dan semua penerima PKH itu juga penerima BPMT,”tutup Tri Pujo Handono”.(Dinsos/NO3R)

Baca Lainnya

Tuban 732 Tahun: Dari Ronggolawe Majapahit ke Tuban Berdaya Karya

10 November 2025 - 18:00 WIB

Demokrat Gelar Seminar, AHY Bukan Hanya Milik Kader Demokrat, Tetapi Milik Seluruh Elemen Bangsa

2 November 2025 - 16:36 WIB

BPD Lakardowo Tangguh, Layak Jadi Percontohan: Audiensi Panjang Bersama Pemuda Pancasila Berlangsung Penuh Gagasan

23 Oktober 2025 - 19:51 WIB

Pemkab Tuban Gelar UPacara Peringatan HUT Ke – 80 Provinsi Jawa Timur

16 Oktober 2025 - 12:26 WIB

Jalin Kemitraan, MPIR Korwil Jombang Gelar Halal Bihalal Lintas organisasi

18 April 2025 - 20:03 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!