Sejarah Hari Jadi Tuban ke-726 pada 12 November 1293 – 12 November 2019.

Tuban, RepublikNews
Hari Jadi Tuban (HJT) sudah barang tentu memiliki arti yang sangat penting bagi masyarakat Tuban dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban, selain menyuratkan jati dirinya, juga merupakan pijakan yang melandasi pergerakan Tuban kedepannya, terlebih , berdasarkan kajian sejarah , penetapan HJT ditarik dari sebuah peristiwa sejarah yang sangat besar yaitu bertepatan dengan peristiwa dilantiknya Raden Aryo Ronggolawe sebagai Bupati Tuban pada 12 November 1293.
HJT adalah merupakan identitas daerah , merupakan tonggak dimulainya sebuah pemerintahan di Kabupaten Tuban , sehingga sudah selayaknya HJT diperingati sebagai bahan perenungan untuk menggapai idealisme, cita-cita, harapan- harapan maupun strategi pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten Tuban.
Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban dalam memperingati HJT yang ke-726 ini telah mengagendakan kegiatan mulai pada tanggal 26 Oktober sampai 12 Desember 2019.
Inilah jadwal kegiatan HJT ke- 726
♦
Jika pada tahun sebelumnya sebelumnya proses Siraman Langen Tayub Tuban langsung dilakukan di obyek wisata pemandian alam Bektiharjo, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, kini prosesi ritualnya dimulai dari pusat kota Tuban.
Wakil Bupati Tuban H Noor Nahar Hussein didampingi Forkopimda, dan Sekda Tuban Budi Wiyana memberangkatkan Kirab Seniman Langen Tayub di Alun-alun kota. Pelaku seni tradisional tersebut selanjutnya kirab menuju lokasi Bektiharjo, Rabu 06/11/2019.
Kirab pelaku seni tradisi ini diikuti 80 Waranggono, dan 55 Pramugari Tayub. Termasuk pula 45 pimpinan karawitan, 25 komunitas Persatuan Pedalangan Indonesia, 20 Komunitas Perias, 25 Persatuan Masyarakat Budaya Indonesia, dan 15 komunitas soundsystem , dengan mengambil rute kirab melewati Jalan Veteran, Basuki Rahmat, Brawijaya, Hayam Wuruk, Semanding, Papringan, Ngasinan, dan selesai di objek Wisata Bektiharjo. Sepanjang rute kirab, tampak masyarakat antusias menyaksikan dan mengabadikan iringan kirab ini.
Di hari jadinya yang ke-726 Tahun 2019 ini, kabupaten Tuban berhasil meraih berbagai capaian
Peringatan Hari Jadi Ke 726 diawali dengan Upacara Peringatan Hari Jadi Ke 726 Kabupaten Tuban di Alun-alun Tuban , dilanjutkan dengan resepsi Hari Jadi di pendopo Kridho Manunggal Tuban.
Serangkaian acara ini diikuti Bupati dan Wabup serta Forkopimda Kabupaten Tuban , anggota DPRD , Sekda Tuban , pimpinan OPD dan Camat , pimpinan BUMN/BUMD , tokoh agama dan masyarakat; serta pegawai Pemkab Tuban , pada kesempatan ini juga diserahkan penghargaan kepada kurang lebih 90 penerima, diantaranya juara 1 MTQ cabang Tiwalah kelompok Dewasa , Duta Pemuda Jawa Timur , Kepala Desa Berprestasi , Pemenang Lomba Green and Clean TP PKK Kabupaten Tuban.
Peringatan Hari Jadi ke-726 ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan Tari Massal Laskar Sri Huning dan pertunjukan campursari binaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tuban.
Masyarakat kabupaten Tuban tampak berbondong-bondong memadati Alun-alun Tuban guna mendengarkan tausiyah dari Gus Miftah dari Jogja, Rabu malam 13/11/2019 , Pengajian Blusukan ini digelar Pemkab Tuban sebagai salah satu rangkaian Hari Jadi Kabupaten Tuban ke-726 tahun 2019 , Kegiatan ini mengusung tema Rona Jawa Timur .
Gus Miftah dalam ceramahnya mengajak masyarakat untuk menghormati perbedaan yang ada di masyarakat menurutnya, masyarakat yang multikultural adalah wujud kebesaran Allah , tidak hanya itu, Rasulullah Muhammad SAW , Juga mengajarkan kepada umatnya untuk bersikap lemah lembut.
Mubaligh yang bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman ini mengajak masyarakat yang hadir untuk bersholawat , mengagungkan Rasulullah SAW , sebagai wujud meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT ,
Sebagai rangkaian Hari Jadi Ke-726 Kabupaten Tuban, Pemkab Tuban melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga bersama Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tuban menggelar festival kuliner dan lomba memasak di Alun-alun Tuban, Kamis 14/11/2019.
Kepala Disparbudpora Tuban Drs. Sulistiyadi, MM., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta dan kreativitas masyarakat dalam menyajikan makanan khas Daerah sebagai daya tarik wisata kuliner bagi masyarakat dan wisatawan. “kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi ajang untuk melestarikan dan mencintai makanan khas daerah,” ungkapnya.
Untuk diketahui, kegiatan festival Kuliner Tuban diikuti oleh 20 Tim dari Dharma Wanita Persatuan Kecamatan se-kabupaten Tuban, sedangkan lomba kreasi memasak diikuti oleh 50 Tim Dharma Wanita Persatuan dari dinas/badan/kantor/bumn se- Kabupaten Tuban.
Selain Festival Kuliner ini, berbagai kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan HJT Ke-726 tahun ini diantaranya Parade Tongklek, Senam Ayo Ning Tuban, Lomba Mewarnai Ibu dan anak, Tuban Bersepeda dan Pesta rakyat.(@nt).