Menu

Mode Gelap
Kapolres Metro Kota Tangerang Sambut Baik Sinergitas FWJ Indonesia Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

TNI-POLRI

Tinjau Lokasi Banjir Di Parengan, Dandim 0811 Tuban Ajak Masyarakat Tanggap Bencana

badge-check


					Tinjau Lokasi Banjir Di Parengan, Dandim 0811 Tuban Ajak Masyarakat Tanggap Bencana Perbesar

Tuban, RepublikNews

Hujan deras yang mengguyur di wilayah Tuban Selatan pukul 03.00 WIB hingga mengakibatkan Sungai Kalikeling meluap , akibat dari hujan deras tersebut 6 (enam) Desa atau pemukiman di tepian sungai di Kecamatan Parengan terendam banjir.

Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon, S.E, M.I.Pol meninjau lokasi terjadinya banjir. Danramil 0811/18 Parengan Kapten Inf Heri Purnomo melaporkan fakta nyata tentang banjir yang merendam enam Desa, yakni Margorejo, Brangkal, Sembung, Cengkong, Parangbatu, Kumpulrejo wilayah Kecamatan Parengan. Area persawahan juga dilaporkan tergenang air. Kodim 0811 Tuban akan membantu masyarakat dalam mengatasi dampak banjir di desa tersebut. Jum’at .10/04/2020.

Dilokasi banjir, rombongan Dandim 0811 Tuban meninjau lokasi banjir di Kecamatan Parengan, dengan meninjau langsung dampak yang ditimbulkan akibat banjir, diantaranya tanaman padi dan permukiman warga seluas lebih kurang 30 Ha yang terendam air dengan ketinggian rata-rata setinggi lutut orang dewasa, sehingga merendam enam Desa, yakni Margorejo, Brangkal, Sembung, Cengkong, Parangbatu, Kumpulrejo wilayah Kecamatan Parengan.

Bencana banjir yang terjadi pada hari Jum’at tanggal 10 April 2020 di wilayah Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban bukan karena luapan Bengawan Solo, namun karena meluapnya anak Sungai Bengawan Solo yaitu Sungai Kalikening, yang memisahkan Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban dengan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro.

Pada kesempatan itu Dandim 0811 Tuban juga menyampaikan himbauan kepada perangkat Desa dan masyarakat yang terkena dampak banjir, tentang sikap tanggap warga khususnya yang tinggal di pinggiran sungai, terutama dimusim hujan, agar memiliki sikap tanggap terhadap bencana ini, pada nantinya akan tercipta Desa yang tangguh bencana, sehingga dampak dan kerugian dari bencana banjir yang terjadi dapat diminimalisir sejak dini.

Selanjutnya Dandim 0811 Tuban ini meninjau lokasi Sungai Kalikening bantaran aliran Sungai Bengawan Solo yang menggenangi ke area jalan serta pemukiman warga Brangkal dan lahan pertanian tanaman padi seluas 15 hektar turut terendam. Sedangkan, Jalan penghubung Cengkong menuju Desa Kumpulrejo terendam air setinggi 70 cm dan tanaman padi seluas 5-9 hektare rata oleh genangan air. Banjir pagi ini juga melanda Desa Parangbatu arah Brangkal genangan air seluas 300 meter dan air setinggi 50 cm menggenangi Pekarangan rumah warga.(@nt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

23 Februari 2026 - 23:14 WIB

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Trending di TNI-POLRI
error: Content is protected !!