Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BIROKRASI

Wali Kota Probolinggo Lantik 179 Pejabat Administrator Dan Pengawas

badge-check


					Wali Kota Probolinggo Lantik 179 Pejabat Administrator Dan Pengawas Perbesar

Probolinggo, RepublikNews – Pelantikan ini merupakan implementasi penyederhanaan birokrasi penataan kelembagaan serta peralihan jabatan administrasi dalam jabatan fungsional, sesuai Permenpan-RB nomor 28 tahun 2019.

Karena adanya pandemi Covid-19, tempat prosesi pelantikan dibagi menjadi 3 titik, di rumah dinas wali kota 11 orang, selebihnya 68 orang mengikuti secara virtual di Puri Manggala Bhakti dan 100 orang di gedung SMKN 1. Senin (28/06/21)

Wali kota yang didampingi Sekda drg Ninik Ira Wibawati mengambil sumpah jabatan bagi perwakilan dalam pelantikan tersebut. Diantaranya, Yoyok Imam Siswahyudi yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan menduduki jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.
Kemudian di urutan 179 ada Mohammad Yusup yang sebelumnya sebagai pengelola keuangan di BPPKAD diangkat menjadi Lurah Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih.

Dalam sambutannya, wali kota menuturkan jika proses pembinaan dan pengembangan pola karier bagi seorang PNS, khususnya dalam jabatan bukanlah mekanisme yang mudah dan sederhana bagi pejabat pembina kepegawaian.

“Diperlukan adanya seleksi dari berbagai aspek, baik secara kualifikasi, kompetensi, kinerja maupun disiplin serta pertimbangan lain yang harus diperhatikan. Dengan begitu diperoleh figur PNS yang tepat dalam menduduki sebuah jabatan,”ujar Habib Hadi, sapaan akrab wali kota Probolinggo ini.

Ia menjelaskan jika jabatan administrator (setara dengan jabatan struktural eselon III). Sedangkan jabatan pengawas (setara dengan jabatan struktural eselon IV) memiliki peran penting terhadap jalannya pelayanan publik. Termasuk administrasi pemerintahan dan pembangunan yang sifatnya teknis dan administratif.

“Pemerintah terus berupaya memperbaiki kualitas pelayanan publik. Harapannya, bisa mewujudkan pemerintahan yang smart, ramping serta memangkas birokrasi agar tercipta kecepatan perizinan dan pelayanan bagi masyarakat,” harap orang nomor satu di kota mangga ini.

Menurutnya, salah satu target dari reformasi birokrasi ini adalah penyederhanaan birokrasi. Tujuannya mempercepat pelayanan, meningkatkan responsifitas, memangkas hierarki pengambilan keputusan yang terlalu panjang sehingga tercipta birokrasi yang dinamis, gesit profesional, efektif dan efisien dalam melayani masyarakat.

Untuk itu Wali Kota meminta kepada pejabat yang baru dilantik tersebut untuk memberikan ide kreatifnya dalam menghadapi permasalahan di lapangan di masa pandemi saat ini, termasuk membuat fakta integritas.

Disamping itu ia juga berharap agar amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada pejabat yang baru dilantiknya benar-benar dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen dan tanggung jawab yang tinggi.

  • Reporter : Atman, Kabiro Probolinggo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo: Di Mata Hukum Semua Sama “Hukum Berlaku” Untuk Semua Warga Negara

18 Agustus 2025 - 10:08 WIB

Pj. Bupati Lampung Barat Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah

19 Desember 2024 - 17:07 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pada Pilbup 2024

25 September 2024 - 17:58 WIB

Trending di BIROKRASI
error: Content is protected !!