Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

INVESTIGASI

Warga Mengeluh Jembatan Penghubung Dua Desa Hampir Jebol Belum Ada Perbaikan

badge-check


					Warga Mengeluh Jembatan Penghubung Dua Desa Hampir Jebol Belum Ada Perbaikan Perbesar

PASURUAN,REPUBLIKNEWS –Wilayah pedesaan memang sangat indah serta sejuk udaranya dan juga tanahnya sangat subur untuk pertanian tetapi kalau tidak di imbangi infrastuktur yang menunjang serta saluran drainase yang baik tentu akan mengganggu roda perekonomiaan warga setempat seperti di desa Sudan Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan saluran drainase yang ala kadarnya membuat air sering meluber. Kondisi itu mengakibatkan terjadinya luapan air ke badan jalan, termasuk material pasir.

Buruknya saluran drainase juga merupakan salah satu faktor mempercepat kerusakan jalan, penghubung dua desa Jalan Sudan ke desa Karang Menggah Kabupaten Pasuruan,aspal di bahu jalan terlihat mengelupas akibat terkikis air yang meluap.Tak hanya itu,jembatan juga terlihat lubang yg sangat besar membuat pengguna jalan harus tak nyaman dan harus lebih berhati-hati tiap kali melewati jembatan.

Warga setempat, Ilham (35), mengeluhkan kondisi buruknya drainase tersebut yang di buat petani alakadarnya dari tanah sawah,dalam bahasa jawa(lempong) yang mengakibatkan air meluber ke bahu jalan yang mengakibatkan rusaknya infrastuktur,”sudah berbulan-bulan belum ada solusi baik dari Dinas terkait maupun pemerintahan desa setempat “Tiap kali datang hujan saluran drainase yang alakadarnya tak mampu menahan debit air, Jadi air dan tanah sering meluap ke badan jalan,” keluhnya.

Kepala Desa setampat,Sudan Kecamatan Wonorejo Kabupaten Pasuruan saat di konfirmasi awak media belum berhasil di temui,tetapi perangkat desa setempat memberikan keterangan “selain buruknya drainase dan membuat jembatan hampir jebol serta cepatnya aspal yang mengelupas diakibatkan truk-truk pengusaha ayam potong yang sering lalu lalang di desa kami,perna kami tegur tapi tidak di pernah,di indahkan.

Secara terpisah awak media meminta klarifikasi Eko selaku Bidang Perencanaan Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan sebulan yang lalu melalui Pesan singkat/wathsaap beliau menjawab akan di rekap di usulan tetapi hingga berita ini di turunkan belum juga ada tanda-tanda perbaikan.(dor)

Baca Lainnya

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Proyek Pengurukan Lahan di Puri -Mojokerto Tanpa Penanggung Jawab dan K3, Urugan Diduga Tambang Ilegal

15 Desember 2025 - 15:43 WIB

Pencairan Asuransi Jiwa Tanpa Sepengetahuan Debitur, BTN Cabang Mojokerto Diduga Lakukan Maladministrasi

14 November 2025 - 19:11 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!