Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

Diduga…Ada Pungli dan Diskriminatif di SMPN 3 Bangil

badge-check


					Diduga…Ada Pungli dan Diskriminatif di SMPN 3 Bangil Perbesar

Pasuruan, RNews – Puluhan orang tua siswa SMPN 3 Bangil Kabupaten pasuruan di buat kaget atas tindakan kepala sekolah (kepsek) mereka karena dianggap diskriminatif terhadap siswa. bukan tanpa sebab untuk mengikuti study tour yang di patok dengan biaya 250.000 persiswa, siswa harus melunasi pungutan pengadaan komputer pertengahan tahun 2018 lalu”yang belum melunasi tidak di perbolehkan mengikuti study tour.

 Salah satu wali murid mengatakan anak saya meminta uang untuk membayar study tour yang rencananya ke daerah kota Malang tapi di kembalikan oleh pihak sekolah dengan alasan siswa belum melunasi pungutan komputer tahun lalu, tentu saja saya merasa kecewa dengan kebijakan sekolah sehingga anak saya tidak bisa mengikuti study tour karena memang saya tidak mampu untuk melunasi pungutan tersebut.

Sekedar mengingatkan saja dan juga pernah diberitakan edisi sebelumnya
belum lama ini Kepala Sekolah SMPN 3, Ninik Sutitah menerapkan pungutan kepada siswa didiknya sebesar 500.000 yang di peruntukan membeli seperangkat komputer dari kelas 1sampai kelas 3 yang bertujuan untuk ujian berbasis komputer (UNBK) bagi siswa kelas 3 meskipun dalam tulisan kwitansi sukarela tapi penerapanya wajib, hingga sekarang pungutan yang diterapkan pertengahan tahun 2018 ini berbutut panjang,Wali murid yang belum bisa bayar hingga tahun 2019 ini di perlakukan diskriminatif.
Wali murid sangat berharap kepada  Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan serta DPRD setempat lebih memperhatikan dunia pendidikan soalnya ini menentukan nasib anak bangsa,khususnya di SMPN3 Bangil begitu pangkasnya dengan wajah sedih. (dor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!