Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

TNI-POLRI

Babinsa Dan Babinkamtibmas Bawang Kediri Sambang Warga Diduga Berstatus ODGJ

badge-check


					Babinsa Dan Babinkamtibmas Bawang Kediri Sambang Warga Diduga Berstatus ODGJ Perbesar

Kediri,RepublikNews – Babinsa Bawang Sertu Wahyudi bersama Babinkamtibmas Bawang Aiptu Adi Suryono serta Astiawati dan Amin, keduanya dari Dinas Sosial Kota Kediri yang menangani indikasi ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), mengunjungi warga berinisial AY, warga Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren. rabu (8/5/2019)

Menurut keterangan Sertu Wahyudi, pada 22 April 2019 lalu, AY mengamuk dengan warga sekitar, tetapi sebab AY mengamuk tidak dapat dipastikan secara tepat, lantaran ada banyak versi dari berbagai informasi yang diterima.

Sepengetahuannya, AY mengamuk dengan sabit ditangannya, dan hal itu menimbulkan rasa ketakutan warga sekitar. Usai mengamuk selama lebih dari setengah jam lamanya, AY baru sadar dan masuk kerumahnya. Mengamuknya AY juga tidak diketahui secara pasti, ditujukan kepada siapa dan bagaimana ia tiba-tiba mengamuk.

Walaupun belum diketahui secara pasti sebab musababnya, AY memang dikenal sering mengamuk, entah itu sasarannya mengarah pada keluarga atau tetangga. Kemungkinan seringnya AY mengamuk, dikaitkan dengan ODGJ, dan hal itulah yang menyebabkan pihak Dinas Sosial Kota Kediri mengunjungi langsung kediaman AY.

Dari penjelasan Amin, AY tidak dapat dipastikan berstatus ODGJ, namun kemungkinan arahnya cenderung ke ODGJ. Yang bisa memastikan benar tidaknya AY berstatus ODGJ adalah Psikiater.

Ia menambahkan, walaupun keterangan dari warga lebih mengarah status ODGJ, tetapi dari hasil keterangan Psikiater saja yang dijadikan dasar AY berstatus ODGJ atau tidak. Setiap Psikiater mempunyai metode dalam menganalisa orang tersebut berstatus ODGJ atau tidak, sedangkan warga sekitar hanya melihat sebatas gerak-geriknya.

Lebih lanjut, dari pihak keluarga sudah menyatakan setuju, apabila AY dirawat kejiwaannya, namun pihak keluarga juga meminta bukti otentik terkait AY berstatus ODGJ atau tidak. Selain pihak keluarga, warga setempat juga mendukung hal tersebut, namun hal tersebut adalah urusan AY dengan pihak keluarganya, bukan dengan orang lain.

Kunjungan Babinsa, Babinkamtibmas serta Dinas Sosial tersebut tidak lepas upaya pendekatan persuasif untuk mengenal lebih dalam siapa AY. Walaupun keterangan yang dihimpun belum 100% didapat, tetapi setidaknya ada gambaran berdasarkan keterangan warga setempat, serta AY sendiri. (dodik-red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

23 Februari 2026 - 23:14 WIB

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Trending di TNI-POLRI
error: Content is protected !!