Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BIROKRASI

Musyawarah Bersama Gapoktan Dan Poktan Se – Desa Tulakan

badge-check


					Musyawarah Bersama Gapoktan Dan Poktan Se – Desa Tulakan Perbesar

Ngawi,Republiknews.id- Sebagai wadah kelompok tani Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), yang ada di desa Tulakan adakan Evaluasi Kerja tahun 2022 dan program kerja tahun 2023, yang bertempat di dusun Tulakan RT.02, RW.04 desa Tulakan, kecamatan Sine, kabupaten Ngawi, yang di hadiri 18 orang perwakilan Poktan (kelompok Tani) dan pengurus Gapoktan 3 orang KSB, di mulai pukul 18.30 WIB sampai selesai pukul 20.00 WIB, Selasa (06/03/2023).

Tujuan di adakannya musyawarah, untuk melaksanakan semua program kerja Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dan Poktan (Kelompok Tani) desa Tulakan di tahun 2023, agar tercapai sebuah mufakat bersama dan di tuangkan dalam Notulen.

Ketua Gapoktan Karya Makmur desa Tulakan Tri Sofyan menyampaikan,dengan adanya Evaluasi dan menyusun program kerja kita harus saling koordinasi, apalagi masalah pupuk Subsidi, karena apapun terkait subsidi ada dalam pengawasan.
“Di tahun 2022 Alokasi pupuk subsidi mendasar acuan E-RDKK, untuk tahun anggaran 2023 alokasi pupuk dengan sestem E-Alokasi dan ada acuan nya.”jelasnya

Lanjutnya, dengan adanya musyawarah kita harus mendapatkan kesepakatan bersama terkait bagaimana cara pengalokasian pupuk subsidi, tahun 2023 kita mendapatkan subsidi pupuk dua jenis dari pemerintah di antaranya Urea dan NPK.

Sesuai program pemerintah daerah kabupaten Ngawi, pertanian ramah lingkungan mari beralih ke pupuk organik, karena kadar kesuburan tanah yang mulai berkurang, kita adakan program pelatihan dan cara pengaplikasian pupuk organik untuk mengembalikan kesuburan tanah. ” Ucap Tri Sofyan

Dalam musyawarah di dapat kesepakatan bersama di antaranya:
1. Kesepakatan harga pupuk subsidi di setarakan se-desa Tulakan.
2. Pupuk nonsubsidi adalah titipan, petani tidak di wajibkan membeli.
3. Rencana Tindak Lanjut (RTL) pelatihan pembuatan pupuk organik dan pengaplikasian pupuk organik di lahan pertanian.
4. Ketua Gapoktan mengajukan anggaran pelatihan dan pengaplikasian pupuk organik ke desa sesuai anggaran yang di butuh kan Rp.10 jt dengan rincian sebagai berikut:

1. Pengadaan tempat pelatihan.
2. Pengadaan bahan-bahan pembuatan pupuk organik.
3. Sewa lahan untuk praktek pengaplikasian.
4. Mendatangkan narasumber ( pelatih) pembuatan pupuk organik.

( C.ROVIEK.S )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo: Di Mata Hukum Semua Sama “Hukum Berlaku” Untuk Semua Warga Negara

18 Agustus 2025 - 10:08 WIB

Pj. Bupati Lampung Barat Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah

19 Desember 2024 - 17:07 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pada Pilbup 2024

25 September 2024 - 17:58 WIB

Trending di BIROKRASI
error: Content is protected !!