Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

SOSIAL

LindungiHutan Ajak Masyarakat Berperan Aktif Melestarikan Hutan dalam Program Sedekah Pohon

badge-check


					LindungiHutan Ajak Masyarakat Berperan Aktif Melestarikan Hutan dalam Program Sedekah Pohon Perbesar

LindungiHutan meluncurkan inisiatif baru selama bulan Ramadan yaitu Program Sedekah Pohon.

Sebagai komitmen untuk melestarikan hutan Indonesia, LindungiHutan kembali umumkan program tahunan selama bulan Ramadan yaitu Sedekah Pohon. Program ini merupakan program unggulan dari LindungiHutan yang mengajak setiap orang berperan aktif menjaga hutan dengan berkontribusi melalui upaya penghijauan terutama di bulan Ramadan.

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah bagi umat muslim seluruh dunia. Sedekah Pohon menjadi ajang bagi umat Muslim untuk beramal dengan cara yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi lingkungan.

Program ini pun dapat diikuti dari berbagai latar belakang tanpa memandang agama, ras, suku, hingga kewarganegaraan. Mereka dapat ikut serta dalam menjaga kelestarian hutan dengan cara berdonasi pohon hingga melakukan aksi nyata penanaman pohon di berbagai lokasi di Indonesia.

CEO LindungiHutan, Miftachur Robani, mengatakan bahwa Sedekah Pohon menjadi ajang untuk berbuat kebaikan selama Ramadan yang memberikan dampak berkelanjutan untuk lingkungan dan masyarakat.

Setiap individu, komunitas, organisasi, hingga perusahaan dapat bergabung melalui program Sedekah Pohon dengan cara mengunjungi laman https://lindungihutan.com/sedekahpohon/.

Melalui Sedekah Pohon, Anda dapat berkontribusi dalam upaya:

1. Mengurangi Dampak Perubahan Iklim

Pohon memiliki kemampuan untuk menyerap partikel emisi karbon di bumi sehingga membantu untuk mengurangi dampak dari perubahan iklim.

2. Meningkatkan Kelestarian Lingkungan

Menanam pohon juga membantu untuk menjaga kelestarian lingkungan dan sangat berperan dalam mengatasi lahan yang rusak atau terdegradasi. Pohon juga bermanfaat untuk menciptakan kehidupan baru bagi makhluk hidup yang membutuhkannya.

3. Menyejahterakan Masyarakat

Penanaman pohon di sekitar hutan membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pohon mampu menghasilkan hasil hutan berupa kayu maupun non-kayu yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

LindungiHutan mengundang berbagai pihak yang ingin berkontribusi dalam program Sedekah Pohon selama bulan Ramadan ini. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi laman https://lindungihutan.com/sedekahpohon/ dan ikuti akun Instagram LindungiHutan (lindungihutan).

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 808 ribu pohon telah ditanam bersama 517 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 50 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti The Green CSR, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Baca Lainnya

Lembaga Ekowisata Mangrove Wonorejo Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal melalui Pelestarian Lingkungan

10 September 2024 - 06:57 WIB

LIF Berkolaborasi dengan Komunitas Sembara: Meluncurkan Program Wellness untuk Masyarakat Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat

6 September 2024 - 14:25 WIB

Nestlé MILO Gelar Penanaman 15.000 Mangrove dari Donasi “MILO ACTIV Indonesia Race 2023”

15 Agustus 2024 - 02:43 WIB

The Westin Jakarta dan Siji Art Management Gelar Aksi Penanaman Mangrove dari Lelang Lukisan

8 Juli 2024 - 12:22 WIB

Gabung Aksi: Program Volunteer Penanaman Pohon Bersama LindungiHutan, Jaga Alam Kita Bersama

12 Februari 2024 - 14:50 WIB

Trending di SOSIAL
error: Content is protected !!