Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

BIROKRASI

Kunjungi SDN Tahulu 1.Rombongan Komisi C DPRD Tuban, Hj.Tri Astuti : Minimnya Tenaga Operasional Harus di Carikan Solusi dan Jalan Keluar.

badge-check


					Kunjungi SDN Tahulu 1.Rombongan Komisi C DPRD Tuban, Hj.Tri Astuti : Minimnya Tenaga Operasional Harus di Carikan Solusi dan Jalan Keluar. Perbesar

Tuban, RepublikNews

Komisi C DPRD Kabupaten Tuban yang diketuai oleh Hj.Tri Astuti, pada hari Senin15/07/2019 mengunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tahulu I yang beralamat di Dusun Bancang Desa Tahulu Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban, saat menjalankan tugasnya dalam Kunjungan Kerja Dalam Daerah, dan diterima di ruang pertemuan oleh Kepala Sekolah SDN Tahulu 1.

Menurut Hj. Tri Astuti Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tuban, SDN Tahulu 1 merupakan Sekolah yang tahun ini merupakan sekolah yang kekurangan murid. Jumlah siswa SDN Tahulu 1 Tahun ini hanya 65 siswa yang meliputi kelas 1 sampai dengan kelas 6. Kekurangan siswa tersebut dipengaruhi karena jumlah usia anak pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini memang sedikit.

“Jumlah Murid tahun ini adalah 65 siswa, dengan Guru PNS 4 orang, GTT 4 orang serta PTT 1 orang” jelas Tri Astutik usai Kunjungan.

SDN Tahulu 1 juga masih memerlukan tenaga Oprasional, sehingga Kepala Sekolah berharap kepada Komisi C agar adanya honor daerah yang diperuntukkan pada tenaga Oprasional. “Hal itu senada dengan Sekolah Dasar yang lain, yang mana masih memerlukan tenaga Oprasional” imbuhnya

Menanggapi hal itu, Komisi C sangat merespon adanya penambahan tenaga Oprasional tiap sekolah dan berharap nantinya ada regulasi yang bisa digunakan untuk memberikan honor bagi tenaga oprasional dengan menggunakan dana APBD.

Perpustakaan sekolah yang digunakan siswa-siswi untuk menambah sumber literasi juga sangat dibutuhkan oleh SDN Tahulu 1 itu. Sehingga melalui Kunjungan Kerja ini, Komisi C akan Menampung, menyerap dan mencarikan solusi dan mengupayakan agar bisa di anggarkan untuk Perpustakaan melalui dana APBD.

“Tentunya kami bersama Komisi C akan terus mengupayakan untuk Perpustakaan sekolah” kata Politisi asal Partai Gerindra itu.

Selain itu, Minimnya Honor bagi GTT dan PTT juga masih terus menjadi materi oleh Komisi C saat Kunjungan Kerjanya. Namun, selama 3 tahun terakhir ini, Komisi C bersama dengan Dinas Pendidikan sudah berupaya untuk menaikkan anggaran yang tentunya juga disesuaikan dengan kemampuan keuangan Daerah.

Sementara itu, Aguk Sahabuddin Anggota Komisi C mengatakan bahwa kebutuhan Sarpras di SDN Tahulu 1 sangat diperlukan. Menurut Aguk, Kondisi itu sangat memprihatinkan karena di Kecamatan Merakurak masih ada Sekolah yang beratapkan Esbes dan bangunan kurang layak. Melihat kondisi itu, Aguk akan membawa data lengkapnya yang nantinya akan disampaikan pihak pengawas SD dilembaga terkait.(@nt).

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo: Di Mata Hukum Semua Sama “Hukum Berlaku” Untuk Semua Warga Negara

18 Agustus 2025 - 10:08 WIB

Pj. Bupati Lampung Barat Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah

19 Desember 2024 - 17:07 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pada Pilbup 2024

25 September 2024 - 17:58 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Tetapkan 2 Paslon Pilkada 2024

23 September 2024 - 11:46 WIB

Trending di BIROKRASI
error: Content is protected !!