Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

BIROKRASI

AH : Perkuatan Diskominfo Statistik se Sulawesi Selatan Untuk Satu Data Indonesia

badge-check


					AH : Perkuatan Diskominfo Statistik se Sulawesi Selatan Untuk Satu Data Indonesia Perbesar

Sulsel, RepublikNews – Diskusi penguatan peran dan fungsi pengelola data statistik menuju sistem satu data indonesia tingkat provinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan hari senin tanggal 28/10 di hotel Claro dibuka oleh sekda provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat yang dihadiri oleh seluruh kepala BPS kabupaten kota dan kadis kominfo statistik se Sulawesi Selatan.

Abdul Hayat (AH) dalam sambutannya mengatakan data statistik yang berkualitas adalah sangat penting untuk menjadi rujukan dalam pengambilan keputusan atau kebijakan sehingga BPS dan Diskominfo statistik harus bersinergi menghadirkan sistem satu data yang memenuhi standart data yang dapat dipertang jawabkan dalam pengambilan kebijakan.

Dalam kesempatan itu juga Kepala BPS provinsi Sulsel Yos Rusdiansyah menyebutkan bahwa acara diskusi ini adalah untuk menghadirkan penyamaan persepsi para stake holder pengelola data statistik baik itu statistik sektoral oleh pemerintah daerah maupun statistik dasar oleh BPS dalam rangka mewujudkan sistem satu data indonesia yang andal, efesien dan efektif- kita akan perhatikan berbagai masukan dalam diskusi yang dilaksanakan selama dua hari ini termasuk kendala dan solusi dari berbagai hambatan tatakelola data statistik yang dihadapi para pihak pengelola data di daerah.

Kadis kominfo- SP provinsi Sulawesi Selatan Andi Hasdullah sebagai salah satu nara sumber menjelaskan bahwa khusus tupoksi terkait data statistik sektoral yang melekat pada diskominfo- SP didaerah sebagai walidata satu- satu nya OPD yang berfungsi sebagai pusat data- semua perangkat daerah menjadi produsen data wajib memberikan data kepada diskominfo statistik sebagai walidata lalu kemudian diolah, di evaluasi, di analisa dan di seminasi data dalam bentuk data dan informasi sebagai bahan pengambilan kebijakan pimpinan dan bahan data kebutuhan lainnnya.

Hasdullah menambahkan bahwa pemprov sulsel sudah kembangkan aplikasi yang disebut sulsel one data berbasis digital yang bisa diintegrasikan dengan aplikasi SIPD, SIMDASI dan aplikasi data yang lain sehingga sistem ini akan digunakan menuju sistem satu data indonesia- kita akan mendorong kinerja optimal khususnya penyajian data statistik sektoral disulsel pada level data statistik yang terupdate, valid dan data yang berkualitas- untuk digunakan berbagai kepentingan percepatan pembangunan daerah khususnya di SulSel- kunci hasdullah. (red)

Baca Lainnya

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo: Di Mata Hukum Semua Sama “Hukum Berlaku” Untuk Semua Warga Negara

18 Agustus 2025 - 10:08 WIB

Pj. Bupati Lampung Barat Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah

19 Desember 2024 - 17:07 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pada Pilbup 2024

25 September 2024 - 17:58 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Tetapkan 2 Paslon Pilkada 2024

23 September 2024 - 11:46 WIB

Trending di BIROKRASI
error: Content is protected !!