Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

PERISTIWA

Babat Lamongan Tiga Remaja Tenggelam di Aliran Sungai Bengawan Solo

badge-check


					Babat Lamongan Tiga Remaja Tenggelam di Aliran Sungai Bengawan Solo Perbesar

LAMONGAN – Hari ini Sabtu benar benar kelabu bagi orang tua keluarga kerabat juga sahabat tiga orang pemuda di Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Kejadian naas menimpa mereka ketika perahu sampan yang mereka gunakan untuk bermain terguling dan tenggelam di sungai Bengawan Solo.

Peristiwa tragis yang menimpa mereka terjadi di aliran Bengawan Solo, tepatnya di Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, para Sabtu (29/7/2023) sekitar pukul 00.10 WIB.

Dari semula mereka berempat pemuda yang berada di perahu, satu orang berhasil selamat bernama Nano Julianto (17), pelajar warga Desa Gajah, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Namun nasib naas tiga pemuda, mereka adalah Marko (18) warga Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Zidan (17) warga Lingkungan Tanggulrejo, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, dan Ruli (17) warga Jalan Madrasah, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan yang masih belum diketemukan dan diduga tenggelam hingga berita ini ditayangkan.

Kapolsek Babat, Kompol Ali Kantha, mengungkapkan, sebelumnya keempat pemuda tersebut telah ditegur oleh warga setempat ketika bermain layangan di lokasi aliran Sungai Bengawan Solo tepatnya di Kelurahan Babat Kabupaten Lamongan.

Meski mendapat teguran, mereka tidak segera pulang dan terus bermain hingga sekitar pukul 01.00 WIB.

Kemudian, mereka ( empat pemuda ) tersebut melihat perahu sampan terdampar di tepi sungai Bengawan Solo.

“Mereka pun memutuskan untuk menggunakannya sebagai sarana bermain,” kata Kompol Ali.

Namun, lanjut Kapolsek Babat, naasnya, perahu tersebut mengalami masalah kemasukan air atau bocor saat digunakan. Akibatnya, Marko, Zidan, dan Ruli panik dan langsung melompat dari perahu.

Sementara itu, Nano Julianto memilih bertahan di perahu tersebut dan akhirnya berenang ke tepian sungai. Hal ini diungkapkan saksi saksi yang melihat kejadian saat diminta keterangan oleh petugas.

“Setelah berhasil mencapai tepi sungai, Nano Julianto yang merupakan korban selamat, tidak menemukan ketiga temannya di sekitarnya. Ia kemudian meminta tolong kepada warga setempat, namun hingga saat ini, ketiga pemuda tersebut masih belum ditemukan dan diduga telah tenggelam,” tambahnya

Kapolsek Babat, Kompol Ali Kantha yang juga didampingi Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiyantoro melanjutkan upaya pencarian dengan menggunakan dua perahu karet dari BPPD dan tambahan dua perahu karet lagi dari BASARNAS dan beberapa perahu milik warga. Dan semoga para korban bisa cepat untuk ditemukan.(seto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng

28 April 2026 - 20:34 WIB

Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan

31 Maret 2026 - 11:45 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!