Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

INVESTIGASI

Diduga Janggal Dan Tak Transparan, Uji Tes Tulis Desa Bogem, Sukomoro

badge-check


					Diduga Janggal Dan Tak Transparan, Uji Tes Tulis Desa Bogem, Sukomoro Perbesar

MAGETAN | Memilukan, pelaksanaan uji tes tulis berbasis CAT yang diadakan di Gedung BPD Desa Bogem Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan, Rabu (6/12/2023) untuk formasi jabatan Kaur Tata Usaha dan Umum serta Kaur Perencanaan.

Bagaimana tidak, dari kedua formasi jabatan, di ujian Kaur Perencanaan peserta yang mengikuti ujian semuanya dibawah nilai rata-rata alias tidak lulus. Sedangkan untuk Kaur Tata Usaha dan Umum ada dua nilai tinggi diatas rata-rata atau lulus. Padahal dalam Perbup No 48 tahun 2021 terkait pengisian perangkat nilai rata-rata minimal nilai 60.

Lebih mengejutkan lagi dari tim panitia pengisian perangkat semuanya hampir dari perangkat desa setempat. Dan mengherankan juga terkait pembuatan soal tidak menggunakan pihak ketiga, melainkan dari panitia sendiri juga.

Ketua Panitia Pengisian Perangkat Desa Bogem, Supaliyanto dalam keterangannya Saat di konfirmasi mengatakan bahwa terkait pembuatan soal dari tim kita sendiri, dari tim pengisian perangkat desa. Yang jelas tidak menggunakan pihak ketiga. Memang sistemnya CAT kita kelola sendiri, “katanya.

Insert Foto: Supaliyanto Ketua Panitia Pengisian Perangkat Desa Bogem

Memang dalam pelaksanaan ujian tes tulis berbasis CAT ini dari peserta yang mengikuti semua berjumlah 21 orang. 8 peserta dari Kaur Perencanaan dengan hasil semua tidak ada yang lulus. Dan 13 peserta lagi dari Kaur Tata Usaha dan Umum yang lolos dengan nilai tertinggi dua orang. Yaitu atas nama Unggar Setyabing Cahyani (65,33) dan Heldiana Putri Yuda (60,00).

Mengenai nantinya terkait hal dari peserta ujian di jabatan Kaur Perencanaan semua dengan hasil tak ada yang lulus, dari pihak panitia sendiri nantinya akan laporkan hasilnya ke ibu kepala desa, karena hal tersebut masih menjadi kewenangan pihak desa. Selain itu juga dikatakan tetap akan dilakukan ujian ulang di tahun depan.

“Nantinya otomatis tetap kita laksanakan ujian ulang mas…untuk Kaur Perencanaan. Yang jelas kita akan koordinasikan dan bahas ke lembaga lain, “ucap Supaliyanto kepada awak media.

“Dan untuk Kaur Tata Usaha dan Umum, karena dari peserta ada yang lulus, tetap selanjutnya kita proses ke pelantikan, “imbuhnya.

Terkait semua itu dari pantauan ada dugaan kejanggalan dan tak transparan dalam pelaksanaannya. Bocornya soal bisa saja terjadi, apalagi dari pembuat soal dari tim panitia sendiri, hampir semua perangkat desa. Yang Mana diketahui pelaksanaannya menelan anggaran sebesar 45 juta rupiah. (w.i)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala

19 Januari 2026 - 13:28 WIB

Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri

12 Januari 2026 - 14:40 WIB

Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35

29 Desember 2025 - 17:14 WIB

Trending di INVESTIGASI
error: Content is protected !!