Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

PERISTIWA

Direktur RSUDAU Lambar Akui “Bayi Dikerumuni Semut” Karena Kelalaian Perawat

badge-check


					Direktur RSUDAU Lambar Akui “Bayi Dikerumuni Semut” Karena Kelalaian Perawat Perbesar

Lampung Barat, RepublikNews – Karena kelalaian perawat yang bertugas, tubuh seorang bayi di Rumah Sakit Alimudin Umar (RSAU) Lampung Barat (Lambar) yang dirawat di dalam inkubator, dikerumuni semut.

Dari kejadian ini Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Alimudin Umar (RSUDAU) Lampung Barat, mengakui kelalaian perawat, sehingga bayi di dalam inkubator dikerumuni semat.

“Ya, memang itu keteledoran dari para petugas malam. Keluarga pasien sudah dipanggil dokter saat itu dan dijelaskan. Jika memang bayi tersebut habis diberi susu lalu muntah dan muntahanya tinggal disamping bayi, mungkin karena muntahan itu maka semut naik di tempat bayi tersebut,” kata Direktur RSAU Lambar, Widiatmoko Kurniyawan, Sabtu, 28 September 2019.

Pihaknya akan melihat tingkat keteledoran petugas tersebut dan akan diberikan sanksi jika memang itu disengaja.

“Kami sudah memberikan teguran kepada para petugas ruangan anak malam itu Bila terjadi pembiaran, maka akan ditindak sesuai dengan kesalahannya,” jelas Widiatmoko.

Bayi perempuan yang dilahirkan melalui operasi caesar pada Rabu, 25 September 2019, itu merupakan anak dari Firmansyah. warga Kecamatan Belalau, Lambar

Menurut keterangan Firmansyah, “Setelah lahir, keesokan paginya saya mendatangi ruangan bayi hendak melihat sekira pukul 06.00 WIB. Saya kaget melihat kondisi anak saya, Di bagian pakaiannya penuh dengan bekas muntahan. Yang membuat saya sedih, kepala dan wajah bayi saya dipenuhi semut hitam,” kata Firmansyah, Sabtu, 28 September 2019.

Dia tidak terima dengan kelalaian perawat karena dinilai tidak bertanggungjawab merawat bayi.

“Di kepala anak saya ada bekas gigitan semut. Saat ini sudah mulai membaik. Saat masuk ke ruangan anak itu, saya sempat berdebat dengan petugas karena saya tidak diperbolehkan berada di dalam ruangan. Lalu saya bertanya kenapa di kepala anak saya ada semut,” ujar Firmansyah. (Mat/Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng

28 April 2026 - 20:34 WIB

Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan

31 Maret 2026 - 11:45 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!