Menu

Mode Gelap
OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang PT. Adira Mojokerto Dan PT. DCM Berulah, Rampas Paksa Motor Nasabah Di Jl. Empunala Menteri PU Diminta Turun Tangan: FWJ Indonesia Ancam Aksi Demo Soal Dugaan KKN BWSS IV Kepri AJT Serahkan Piagam Tali Asih Pers Kepada AKBP Muhammad Taat Resdi Peserta Seleksi Perades Tulungrejo Tulungagung Ajukan Sanggah : Nilai Peserta SLTA 50, Lulusan S2 Hanya 35 Anak Purnawirawan Perwira Polisi Di Laporkan Kasus Penganiayaan 

TNI-POLRI

Gubernur Jatim dan Pangdam V/Brawijaya Resmikan Pelaksanaan TMMD ke-105 Banyuwangi

badge-check


					Gubernur Jatim dan Pangdam V/Brawijaya Resmikan Pelaksanaan TMMD ke-105 Banyuwangi Perbesar

Banyuwangi, RepublikNews – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Wisnoe, P. B, beserta beberapa unsur Forkopimda Jatim lainnya, beramai-ramai mendatangi lokasi upacara pembukaan TMMD di Dusun Bangsring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kamis, 11 Juli 2019.

Melalui amanat yang dibacakannya, Khofifah Indar Parawansa mengatakan jika terdapat 5 titik lokasi di Jawa Timur yang bakal dijadikan sasaran pelaksanaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 saat ini.

Selain Kabupaten Banyuwangi, kata Gubernur, beberapa daerah lainnya juga dijadikan lokasi pelaksanaan program tersebut, termasuk diantaranya Kabupaten Blitar, Bojonegoro, Trenggalek dan Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

 “TMMD merupakan program lintas sektoral, artinya program tersebut dilaksanakan secara sinergis yang kuat, bersama-sama antara TNI, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam rangka memperluas dan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Wisnoe, P. B, menambahkan, keberadaan program TMMD di Jatim saat ini, diharapkan mampu memberikan kontribusi percepatan pencapaian target pembangunan melalui pemberdayaan ekonomi daerah, peningkatan taraf hidup masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan melalui penempatan subjek pembangunan.

“Dimana Desa bersama perangkatnya, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas dapat merencanakan sendiri, melaksanakan sendiri dengan memberdayakan masyarakat di wilayahnya,” jelas Pangdam.

Selain program fisik, imbuh Pangdam, TMMD ke-105 saat ini nantinya juga dihiasi dengan adanya program non fisik. Program non fisik, kata Pangdam, meliputi beberapa hal, termasuk diantaranya penyuluhan mengenai kesehatan, bahaya penyalahgunaan narkoba hingga penyuluhan hukum.

“Itu nanti melibatkan seluruh unsur stakeholder,” tandas mantan Wakil Gubernur Akademi Militer ini. (red)

Baca Lainnya

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Waspadai Bahaya Judi, Polisi Tangkap Dua Pelaku Perjudian di Bandar Lampung

8 November 2024 - 09:31 WIB

Giat Polsek Sukodono Bersama Pokdarkamtibmas Ke Kantor Dinas Pertanian Dalam Program Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Maju

5 November 2024 - 18:27 WIB

Trending di ADVETORIAL
error: Content is protected !!