Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

EKONOMI BISNIS

Haleon menunjuk DDI dari AnyMind Group untuk menjadi e-distributor dan mengelola official store dengan memanfaatkan teknologi AnyMind di Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak dan Blibli

badge-check


					Haleon menunjuk DDI dari AnyMind Group untuk menjadi e-distributor dan mengelola official store dengan memanfaatkan teknologi AnyMind di Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak dan Blibli Perbesar

Kerjasama ini merupakan brand-brand dari Haleon yang akan memanfaatkan teknologi AnyMind Group dan layanan DDI

Jakarta – 27 Februari 2024 – AnyMind Group [TSE:5027], sebuah perusahaan BPaaS untuk marketing, e-commerce, dan transformasi digital, hari ini mengumumkan bahwa Haleon,  perusahaan consumer health asal Inggris, telah memilih Digital Distribusi Indonesia (DDI) sebagai e-commerce enabler dan e-distributornya. DDI dipercayakan untuk mengelola Sensodyne, Scott’s Emulsion, dan Polident di Tokopedia, Shopee, Lazada, Bukalapak, dan Blibli di Indonesia.

DDI akan memberikan layanan kepada Haleon seperti operasional toko, layanan pelanggan, manajemen inventaris, dan pembayaran di muka untuk promosi, serta menjadi e-distributor bagi produk-produk yang ditawarkan oleh Sensodyne, Scott’s, dan Polident. Hal ini semakin ditingkatkan melalui teknologi milik AnyMind Group, khususnya platform manajemen e-commerce AnyX untuk merampingkan operasi dan analisis toko, untuk pengoperasian yang lebih efisien dan berbasis data di seluruh channel e-commerce.

AnyX juga mencakup integrasi native dengan platform AnyMind Group lainnya seperti AnyChat untuk keterlibatan pelanggan dan AnyLogi untuk pengiriman internasional, dan platform pihak ketiga untuk marketing dan analisis situs seperti Google Ads, Facebook Ads, dan TikTok Ads.

Tatum Kembara, Managing Director of D2C and e-commerce enablement, AnyMind Group, dan CEO DDI, mengatakan: “Kami ingin lebih memperdalam dan memperkuat kerjasama dengan prinsipal kami. Dengan kerjasama tambahan tersebut, kami bisa membuktikan perpaduan unik antara keahlian vertikal yang mendalam dan rangkaian teknologi yang terukur di seluruh channel e-commerce dan solusi end-to-end memberi Haleon untuk tumbuh di Indonesia.”

Setelah akuisisi AnyMind Group terhadap DDI, DDI juga telah memungkinkan brand milik Reckitt, yaitu Mead Johnson (Enfagrow dan Enfamil) untuk operasi toko, layanan pelanggan, manajemen inventaris, dan pembayaran di muka untuk promosi, bersama dengan teknologi AnyMind Group.

About AnyMind Group
Tentang AnyMind Group Didirikan April 2016, AnyMind Group [TSE:5027] adalah sebuah perusahaan BPaaS untuk marketing, e-commerce, dan transformasi digital dengan visi “make it exciting for everyone to do business”. Perusahaan menyediakan dua kategori produk bagi klien-klien produsen dan korporasi, publisher dan influencer: Brand Commerce dan Partner Growth. Brand Commerce menyediakan kepada klien-klien korporasi, yaitu platform untuk manufaktur, pemberdayaan e-commerce, pemasaran dan logistik, sementara Partner Growth menyediakan kepada publisher web dan aplikasi seluler serta influencer dan content creator, yaitu platform untuk monetisasi dan optimalisasi. Klien-klien Partner Growth juga dapat memanfaatkan produk perusahaan kategori Brand Commerce. AnyMind Group memiliki lebih dari 1.500 staf di 22 kantor yang berada di 15 negara, termasuk Singapura, Thailand, Indonesia, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Filipina, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok Daratan, Jepang, India, Uni Emirat Arab, dan Korea Selatan.
Tentang BPaaS
Business-Process-as-a-Service (BPaaS) adalah bisnis model yang menggabungkan dan menciptakan lapisan nilai tambahan di atas Software-as-a-Service atau SaaS (berpusat pada perangkat lunak) dan Business Process Outsourcing atau BPO (berpusat pada operasi), dengan memberikan fleksibilitas dan skalabilitas yang lebih besar ke seluruh siklus hidup proses bisnis. Melalui BPaaS, perusahaan dapat memanfaatkan manajemen siklus hidup proses end-to-end yang gesit dan adaptif melalui kombinasi tim teknologi dan operasi yang memanfaatkan praktik terbaik lokal dan regional, untuk merancang, mengembangkan, mengimplementasikan, mengoptimalkan, dan mengotomatisasi proses bisnis.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

Anak Singkong di Little Tokyo

19 November 2024 - 16:50 WIB

Trading Bebas Swap di Dupoin: Semua yang Perlu Anda Ketahui

19 November 2024 - 14:12 WIB

Token Palapa Resmi Diperdagangkan di Bittime

18 November 2024 - 13:50 WIB

Port Academy Adakan Diklat IMDG Code di Tanjung Redeb, Tingkatkan Kompetensi Penanganan Barang Berbahaya di Pelabuhan

15 November 2024 - 03:17 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS
error: Content is protected !!