Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

PERISTIWA

Mantan Direktur Gugat Perusahaan Produksi AMDK Evita dan Alkaline

badge-check


					Mantan Direktur Gugat Perusahaan Produksi AMDK Evita dan Alkaline Perbesar

Sleman, RepublikNews – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman Kelas 1A, Yogyakarta, diruang sidang III, menggelar sidang perdata dengan nomor perkara 241/ Pdt.G/ 2021/ PN Smn., dengan penggugat Tjahjanto dan tergugat PT Tirta Lancar Sejahtera yang memproduksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merk Alkaline dan Evita. Kamis (4/11/2021).

Usai sidang, Yuliawan Soedjoko, S.H., kuasa hukum dari Tjahjanto menerangkan bahwa gugatan Perbuatan Melawan Hukum (MPH) yang diajukan kliennya, atas dasar kliennya adalah mantan Direktur Operasional dan Marketing PT Tirta Lancar Sejahtera, yang di ganti secara sepihak sebagai Direktur tanpa melibatkan dirinya dalam RUPS.

“Kita daftarkan gugatan ke PN Sleman pada Senin (18/10/2021) lalu. Dan hari ini adalah sidang kedua, yang mana sidang pertama pada Kamis (27/10/2021) tergugat tidak hadir. Hasil sidang hari ini adalah penetapan sidang mediasi yang digelar Kamis  depan tanggal 11 Nopember. Tergugat minta mediasi,” ujar Yuliawan yang didampingi pengacara Mujiati, S.Pd., S.H., M.H., Kamis (4/11/2021) siang.

Yuliawan juga menerangkan bahwa Gugatan PMH yang dilakukan Tjahjanto adalah gugatan PMH kedua setelah gugatan pertama di PN Surabaya ditolak oleh majelis hakim, dikarenakan PN Surabaya tidak berhak mengadili perkara ini, hal itu disebabkan karena kedudukan PT Tirta Lancar Sejahtera berada di Sleman, Yogyakarta.

“Dari pengakuan klien saya, ia sebagai Direktur Operasional dan Marketing diganti secara sepihak, tanpa dilibatkan didalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Setelah diganti pak Tjahjanto diturunkan menjadi Sales Manager, dan tidak berselang lama, pak Tjahjanto di pecat oleh perusahaan,” ujar Yuliawan.

Yuliawan menerangkan, dari pengakuan kliennya bahwa kliennya merasa berjasa dalam perkembangan perusahaan dan tidak diberikan bagi hasil seperti yang dijanjikan oleh perusahaan, dan tidak dilibatkan dalam pergantian dirinya sebagai Direktur Operasional dan Marketing melalui RUPS, Tjahjanto melayangkan gugatan PMH.

Kesempatan berbeda, Tjahjanto menerangkan bahwa ia mencari keadilan atas apa yang dialaminya. “Saya tidak patah arang dalam mencari keadilan, karena penurunan saya sebagai Direktur atau Penanggung Jawab perusahaan tidak fair dan tidak melalui prosedural yang sebagaimana mestinya, artinya para pemegang saham di PT. Tirta Lancar Sejahtera ini tidak tahu malu karena sewaktu saya diangkat, saya melalui prosedural dengan bertemu dengan para pemegang saham satu persatu, akan tetapi saat saya diturunkan tidak ada pemberitahuan ataupun komunikasi apapun, saya tidak dilibatkan dalam RUPS.  Jadi saya tetap akan berjuang demi keadilan bagi saya,” ungkap Tjahjanto, Kamis (4/11/2021). @red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng

28 April 2026 - 20:34 WIB

Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan

31 Maret 2026 - 11:45 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!