Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

BIROKRASI

Pemkab Madiun, BKK Program Jatim Puspa, Rp 1 Miliar

badge-check


					Pemkab Madiun, BKK Program Jatim Puspa, Rp 1 Miliar Perbesar

Madiun, RepublikNews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Yang terbaru, tercatat sebagai terbaik II kategori desa dalam Pelaksanaan Gotong Royong Terbaik Jawa Timur tahun 2023 melalui kreasi dari Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari.

Disusul Kemudian Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, yang menjadi terbaik II dalam Pelaksanaan Terbaik 10 Program Pokok PKK tahun 2023 kategori desa. Dua reward diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Pendapa Ronggo Djumeno, Caruban, Kabupaten Madiun, Minggu malam (16/7/2023).

Tidak hanya itu, Pemkab Madiun juga menerima bantuan keuangan khusus program Jatim Puspa, Desa Berdaya, dan Pemberdayaan Bumdesa tahun 2023 senilai Rp 966.875.000.
Penyerahan berlangsung saat Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGRM) ke-XX dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) ke-51 tahun 2023 Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Madiun.

Selain gubernur, kegiatan ini juga dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Ny. Arumi Bachsin, Kepala DPMD Jatim Sarwoto, Kepala Daerah Kabupaten/Kota beserta Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro berharap BBGRM dapat terus setiap tahunnya. Tujuannya, agar nilai-nilai gotong royong terus tertanam dan menjadi solusi dari berbagai permasalahan di masyarakat.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin, menyampaikan melalui kegiatan HKG PKK ini mampu menyatukan kembali semangat melalui kegiatan BBGRM. Menurutnya, program pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki semangat gotong royong.

“Tahun ini kita punya lomba desa dan kelurahan yang disatukan dengan lomba 10 program pokok PP. Dan ternyata hasilnya memang beda-beda, jadi yang lomba desa/kelurahan dan lomba 10 program PKK enggak melulu sama pemenangnya. Hal itu menunjukkan objektivitas dari penilaian,” jelas dia.

Meski demikian, lanjut Arumi, antara kegiatan BBGRM dan HKG PKK mempunyai semangat gotong royong yang sama. Dalam menanamkan nilai gotong royong yang dilakukan PKK, Arumi menjelaskan jika tim penggerak PKK itu fokus menanamkan prinsip tersebut di ruang lingkup yang paling kecil, yakni keluarga. Diharapkan prinsip kegotongroyongan itu bisa dimulai dari Posyandu. (Makni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Presiden Prabowo: Di Mata Hukum Semua Sama “Hukum Berlaku” Untuk Semua Warga Negara

18 Agustus 2025 - 10:08 WIB

Pj. Bupati Lampung Barat Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah

19 Desember 2024 - 17:07 WIB

KPU Kabupaten Mojokerto Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pada Pilbup 2024

25 September 2024 - 17:58 WIB

Trending di BIROKRASI
error: Content is protected !!