Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

HUKRIM

Polrestabes Surabaya Gelar Rilis Ahir Tahun 2022

badge-check


					Polrestabes Surabaya Gelar Rilis Ahir Tahun 2022 Perbesar

Surabaya,Republiknews.id- sepanjang tahun 2022, anev di Polrestabes Surabaya tercatat masih di dominasi tindak pidana kriminal dan narkoba dengan tertinggi sembilan persen dibanding tahun kemarin.

Menurut Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan Dari catatan kasus selama satu tahun, narkoba paling mendominasi. Dari tahun kemarin, ada 848 dan 1.147 laporan pada tahun 2022.

“Sementara tahun 2021 laporan kriminalitas tercatat ada 4082 kasus, pada tahun ini ada 4453 kasus. Sedangkan kasus yang sudah diselesesaikan ada 4.645 kasus pada 2021 dan 3647 pada 2022 atau turun 32 persen.” Kata Yusep kepada sejumlah media, Jum’at (31/12/2022).

Lonjakan kriminalitas di Kota Surabaya, masih kata Yusep, disebabkan karena longgarnya pembatasan dari pandemi Covid-19. Sehingga angka kejahatan meningkat sembilan persen.

“Peningkatan ini dari pandemi, adanya kebiasaan baru terhadap kegiatan masyarakat,” Bebernya.

Dalam hasil Anev, Yusep menjelaskan, kalau pengungkapan kasus kejahatan selama 2022, pihaknya dibantu oleh CCTV yang tersebar di sejumlah titik di Kota Surabaya. Melalui CCTV, pihaknya lebih mudah mengidentifikasi dan menangkap para pelaku kejahatan.

“Dalam memitigasi dengan memasang CCTV akan sangat membantu untuk mengungkap kejahatahan yang ada di kota Surabaya ini,”Imbuhnya.

Lanjut, Yusep, setidaknya ada 3000 CCTV yang terpasang oleh Pemerintah Kota Surabaya dan dikoneksikan dengan layanan 112. Angka itu, belum termasuk yang dipasang pihak swasta

“Ini menjadi pendukung fungsi Reskrim di dalam pengungkapan kejahatan jalan, pengungkapan ini akan lebih cepat dan maksimal,”Ujarnya.

Tambah Yusep, selain kasus narkoba yang menempati urutan pertama. Ada pula Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menempati urutan kedua.

“Kasus narkoba terbanyak yakni 644 laporan pada 2021 dan kriminal sebanyak 473 laporan pada 2022.” Pungkasnya.

(Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng

28 April 2026 - 20:34 WIB

Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan

31 Maret 2026 - 11:45 WIB

Pemilik Dapur SPPG Kasiman 1 Bojonegoro dan Yayasan Jaya Cahaya Lestari Di Polisikan

16 Februari 2026 - 19:50 WIB

Penyidik JAM PIDSUS Menetapkan 11 Tersangka Dalam Perkara Ekspor CPO dan Turunannya (POME) Periode 2022-2024

12 Februari 2026 - 10:46 WIB

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!