Menu

Mode Gelap
Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia ACARA SERAH TERIMA JABATAN DANDEMPOM V/2 DARI LETKOL CPM SIGIT PRABOWO, S.H., M.H.I KEPADA LETKOL CPM DANIEL YOGIANTO, S.H Kapolres Metro Kota Tangerang Sambut Baik Sinergitas FWJ Indonesia

PERISTIWA

Proyek Ngawur…Ratusan Karung Limbah B3 Di Buat Bantaran Sungai Mojo Kediri

badge-check


					Proyek Ngawur…Ratusan Karung Limbah B3 Di Buat Bantaran Sungai Mojo Kediri Perbesar

Kediri, RepublikNews – Geger bau menyengat ganggu aktivitas warga desa Maesan kecamatan Mojo kabupaten Kediri dihebohkan dengan aroma menyengat yang menyelimuti daerah tersebut, Minggu(8/12/2019)

Fenomena ini terjadi secara merata hampir di seluruh wilayah desa Maesan Kondisi ini praktis membuat resah sejumlah warga. Banyak yang mengaku terganggu aktifitasnya dan merasakan pusing kepala akibat bau tak sedap itu.

Setelah sejumlah warga mencari sumber bau yang menyengat itu ternyata bersumber dari tumpukan karung yang di duga berisi zat kimia yang di buat tanggul di Bantaran sungai timur jembatan Maesan akibat terkena hujan karung karung tersebut mengeluarkan asap tebal sehingga menimbulkan bau busuk yang menyengat.

seorang warga , yang tidak mau sebutkan indentitasnya menuturkan, Masalah bau busuk itu bahkan telah menjadi viral di berbagai media sosial seperti facebook “Saya pikir cuma sendiri saja yang mencium bau ini. Ternyata, saat periksa ponsel di beberapa grup percakapan juga ramai di perbincangkan.

Sementara kepala desa Maesan .Ahmad ketika di hubungi media lewat seluler mengatakan bahhwa penumpukan karung yang yang di duga berisi zat kimia untuk tanggul di bantaran sungai tidak ada izin pada pihak pemerintah desa. Kades memaparkan setelah pemasangan selesai pernah di ajak meninjau lokasi sama pemilik tanah saudara Badrul Munir Banjaranyar bersama dinas lingkungan hidup, karena ini sangat membahayakan warganya maka Ahmad selaku kepala desa Maesan sudah melaporkan ke Polsek mojo.

Sementara Kapolsek Mojo AKP wahana ketika di hubungi media lewat seluler menyatakan sudah merespon laporan dari Ahmad kepala desa Mesan dan sudah di tindak lanjuti datang ke lokasi mengambil Sempel untuk di leb, sekarang sudah di tangani oleh dinas lingkungan hidup provinsi tinggal menunggu hasil,”tuturnya. (sim/pra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng

28 April 2026 - 20:34 WIB

Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan

31 Maret 2026 - 11:45 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!