Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

PENDIDIKAN

Siswa SMA Negeri 19 Surabaya Alami Trauma Berat Akibat Ucapan Kasar Oknum Guru

badge-check


					Siswa SMA Negeri 19 Surabaya Alami Trauma Berat Akibat Ucapan Kasar Oknum Guru Perbesar

SURABAYA | Perlakuan dan ucapan kasar seorang tenaga pendidik terhadap muridnya tidak patut ditiru padahal seorang guru memberi contoh perilaku dan suri tauladan yang bagus baik ucapan maupun perlakuan.

Kejadian itu menimpa kepada seorang siswa bernama Hanny kelas XII IPA di SMA Negeri 19 Surabaya menjadi trauma hingga tidak ingin sekolah karena ucapan wali kelasnya inisial E. Hal tersebut membuat emosi orang tua memuncak dan akan membawa masalah ini ke ranah hukum.

Dikatakan Amin Wahyudi orang tua Hanny, bahwa mulai dari anaknya masih kelas X mulai tidak nyaman mengikuti kegiatan belajar karena ucapan guru seni budaya yakni E.

“Saat Hanny ditanya guru tersebut “kenapa sering tidak masuk sekolah ” Dan hanny pun coba menjelaskan belum sampai menjelaskan, guru tersebut melontarkan ucapan yang seharusnya tidak terucap dari seorang guru didik yaitu ak usah kakean omong tak kaplok (tidak usah banyak bicara tak tampar) dan ucapan itu dilontarkan di joglo besar waktu pelajaran praktek diluar kelas dan di saksikan oleh teman-temannya,” kata Amin menjelaskan.

“Akhirnya saya nemui Jaenuri kepala sekolah tapi sekarang sudah pindah tugas untuk pengunduran diri Hanny dari SMAN 19. Namun, kepala sekolah tidak mengizinkan dan akhirnya Hanny lanjut sekolah di SMAN 19,” sambungnya.

Dijelaskan oleh Amin, pada kelas XII Hanny pada mulai masuk 2 minggu pertama masuk sekolah anaknya masuk seperti biasanya. Namun, Hanny merasa down ketika mengetahui wali kelasnya adalah E.

“Setelah mengetahui wali kelasnya E anak saya merasa down dan mulai tidak nyaman karena trauma akan tetapi anak saya tetap masuk sekolah meskipun dengan keadaan gelisah dan resah,” ujarnya.

Amin menuturkan, Hanny tetap masuk sekolah meskipun sakit dan seiringnya waktu Hanny sering izin kerumah sakit untuk memeriksakan kesehatannya padahal hasilnya sudah diberikan ke BK dan wali kelasnya.

“E ini seolah tidak percaya kalau Hanny ini sakit meskipun hasil dari rumah sakit sudah saya berikan. E ini sering tanya ke anak saya “kamu ini sakit apa sih” dan yang lebih miris lagi menurut keterangan dari temannya, Elok berkata biarkan saja hanny tidak masuk sekolah, hanny sudah kena mental dan sakit Hanny tidak bisa sembuh, ” tuturnya.

Akibat ucapan E, anaknya sering menjadi bully dan disindir teman-temannya sekelas sehingga anaknya merasa dikucilkan sehingga menjadi trauma tidak mau masuk sekolah lagi.

“Atas ucapan E anak saya trauma dan tidak mau masuk sekolah lagi padahal ujian kelulusan tinggal 3 bulan. Akhirnya, saya ke Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan bertemu pengawas sekolah Hari untuk meminta solusi untuk anak saya,” kata Amin.

Lebih lanjut, Amin mengatakan, pengawas sekolah memberikan solusi untuk mencari sekolahan dan untuk permasalahan Dapodik dia yang mengurus. Tetapi, Amin merasa kecewa karena sudah mengadu ke Kacabdin Kota Surabaya hingga Dinas Pendidikan Jawa Timur tidak ada tindakan apapun.

“Apabila tidak ada tindakan tegas atau solusi, saya akan menempuh ke jalur hukum untuk melaporkan E yang telah meresahkan anak saya dan mengganggu psikologi anak saya,” pungkasnya. (Kh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng

28 April 2026 - 20:34 WIB

Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan

31 Maret 2026 - 11:45 WIB

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!