Menu

Mode Gelap
Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia ACARA SERAH TERIMA JABATAN DANDEMPOM V/2 DARI LETKOL CPM SIGIT PRABOWO, S.H., M.H.I KEPADA LETKOL CPM DANIEL YOGIANTO, S.H Kapolres Metro Kota Tangerang Sambut Baik Sinergitas FWJ Indonesia

TNI-POLRI

Tangkal Keberadaan Paham Radikal dan Komunis, Kolonel Sudaryanto Sosialiasikan Wasbang di IAIN Sunan Ampel

badge-check


					Tangkal Keberadaan Paham Radikal dan Komunis, Kolonel Sudaryanto Sosialiasikan Wasbang di IAIN Sunan Ampel Perbesar

Surabaya, RepublikNews – Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Sudaryanto, S. E, berupaya untuk terus meminimalisir keberadaan paham radikalisme dan komunisme di wilayah teritorialnya.

Salah satunya dengan cara mensosialisasikan wawasan kebangsaan ke masyarakat di wilayah tugasnya. Kali ini, orang nomor satu di tubuh Makorem Bhaskara Jaya itu, membekali para mahasiswa IAIN Sunan Ampel. Sabtu, 27 April 2019.

“Paham-paham tersebut, sangat berdampak bagi Persatuan dan Kesatuan yang sudah terwujud dengan baik di Indonesia,” ujar Danrem melalui kegiatan Asean your Assembly atau AYA 2019.

Berkembangan paham tersebut, ungkap Kolonel Sudaryanto, dinilai mampu menebus batas-batas teritorial yang bersifat lintas negara. Sebab, kata dia, perkembangan teknologi, seakan menjadi sarana empuk bagi para pelaku yang ingin menyebarkan paham radikalisme, dan komunisme tersebut.

“Bahayanya lagi, sikap ekstrimis itu diimplementasikan melalui berbagai macam aksi teror dan ancaman bagi bangsa dan negara,” jelasnya.

Meski banyak pelaku teror yang berhasil ditangkap, namun, persoalan tersebut tetap menjadi pembahasan yang serius oleh Pemerintah. “Jika melihat aksi teror di Timur Tengah yang belum mereda, dikhawatirkan jika nantinya bisa memicu aksi-aksi terorisme lainnya,” katanya.

Pemberantasan radikalisme dan paham komunisme di Indonesia, merupakan masalah yang sangat komplek. Permasalahan itu, menurutnya, bukan hanya tugas aparat keamanan saja. Akan tetapi, peran masyarakat pun sangat dibutuhkan dalam upaya pemberantasan tersebut.

“Mengenai permasalahan itu, saya menghimbau peran serta masyarakat agar terus ditingkatkan. Karena, tindakan-tindakan itu hanya dilakukan oleh segelintir oknum masyarakat,” pintanya. (red)

Autentifikasi

Kapenrem 084/Bhaskara Jaya, Mayor Inf Agung Prasetyobudi, S. T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ACARA SERAH TERIMA JABATAN DANDEMPOM V/2 DARI LETKOL CPM SIGIT PRABOWO, S.H., M.H.I KEPADA LETKOL CPM DANIEL YOGIANTO, S.H

23 April 2026 - 19:09 WIB

PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA

23 Februari 2026 - 23:14 WIB

Ketua Tim Wasev TMMD ke-124, Brigjen TNI Joni Pardede, Tinjau Lokasi di Kodim 0422/Lampung Barat

21 Mei 2025 - 17:50 WIB

Polda Lampung Kerahkan 1.229 Personel, Amankan Pilkada Serentak 2024

25 November 2024 - 19:12 WIB

Kapolda Lampung : Upaya pemberantasan Narkoba butuh Langkah Kongkret dan Terpadu

8 November 2024 - 09:33 WIB

Trending di TNI-POLRI
error: Content is protected !!