Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

HUKRIM

Tega Buang Bayinya sendiri Seorang ibu asal NTT Diringkus Polisi

badge-check


					Tega Buang Bayinya sendiri Seorang ibu asal NTT Diringkus Polisi Perbesar

Surabaya,Republiknews – Satreskrim Polrestabes Surabaya amankan ibu yang tega membuang bayinya sendiri. Bayi itu dibuang di sebuah atap rumah DiJalan Dharmahusada Indah Utara Surabaya.

Diketahui ibu tersebut berinisial SA (21)asal Kabupaten Timor Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Surabaya.

“Sebagai informasi, keberadaan bayi malang tersebut diketahui setelah JM (48) pemilik rumah tempat bayi tersebut, ditemukan saat mendengar tangisan bayi pada Minggu (28/8/2022) pukul 20.00 WIB,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana melalui kanit PPA AKP Wardi Waluyo,Selasa (30/08/2022).

Wardi Waluyo menjelaskan , SA melahirkan bayinya pada Sabtu (27/08/2022) sekira pukul 07.00 Wib. Bayi tersebut lahir pada waktu SA hendak mencuci pakaian kotornya dari lantai 1 naik ke lantai 3 SA merasakan perutnya sakit yang tidak tertahankan kemudian SA mengejan satu kali keluarlah sang jabang bayi perempuan tersebut.

“SA melakukan persalinannya tanpa dibantu orang lain yang berada di lantai 3 tempat jemuran baju,” jelas Wardi

Terbongkarnya kasus tersebut, dari salah satu saksi JM yang mengaku pelaku AS sejak hari Jumat (26/08/2022) sekira pukul 22.00 Wib, AS sudah mengalami perutnya sakit (mules.red) seperti ingin buang air besar namun tidak bisa.

Wardi menambahkan, saat itu pelaku kaget dan langsung mengangkat bayi tersebut, tanpa memotong ari-arinya, kemudian SA melompat dari tembok hingga sampai ke genteng tersebut.

“Setelah dilahirkan bayi tak berdosa tersebut, diletakan di bawah genteng sebelah rumah majikan, saat bayi diletakkan tanpa diberi alas penutup sehelai apapun, sang bayi di biarkan dibawah genteng, dan SA ibunya sama sekali tidak melihat atau menengok keadaan bayi tersebut,” ungkap Wardi.

Selain mengamankan pelaku SA, polisi juga menyita, 3 buah keset kaki warna putih, ungu dan coklat yang masih bernoda darah, kemudian 1 buah sprei warna merah yang masih ada bercak darah.

Tersangka dijerat dengan Pasal 44 ayat 2 UU RI No 23 Th 2004 tentang PKDRT dan atau Pasal 80 ayat 2 UU RI No 35 Th 2014 ttg perubahan atas UU No 23 Th 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 306 KUHP.

(Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng

28 April 2026 - 20:34 WIB

Developer Abal-Abal di Laporkan Polres Probolinggo Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan & Penggelapan

31 Maret 2026 - 11:45 WIB

Pemilik Dapur SPPG Kasiman 1 Bojonegoro dan Yayasan Jaya Cahaya Lestari Di Polisikan

16 Februari 2026 - 19:50 WIB

Penyidik JAM PIDSUS Menetapkan 11 Tersangka Dalam Perkara Ekspor CPO dan Turunannya (POME) Periode 2022-2024

12 Februari 2026 - 10:46 WIB

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!