Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026 Diduga Terlibat Penipuan Kredit Fiktif, Oknum Pegawai Bank Dilaporkan Ke Polda Jateng WPO & FWJ Indonesia Gelar Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Bogor RSU. Anwar Medika Resmi Menjalin Kerja Sama Dengan BNN Provinsi Jawa Timur Kibarkan Kebebasan Pers, FWJ Indonesia Bersama WPO, Gelar Hari Pers Sedunia

EKONOMI BISNIS

Whale Bitcoin ‘Kuno’ Tiba-tiba Pindahkan BTC dari 2009! Apa yang Terjadi?

badge-check


					Whale Bitcoin ‘Kuno’ Tiba-tiba Pindahkan BTC dari 2009! Apa yang Terjadi? Perbesar

Dalam dunia kripto, pergerakan Whale Bitcoin sering kali menjadi sorotan, dan kali ini, perhatian terfokus pada paus atau whale Bitcoin misterius yang tiba-tiba memindahkan Bitcoin (BTC) yang ditambang sejak 2009. Arkham Intelligence melaporkan bahwa paus ini telah mentransfer BTC senilai $3,58 juta ke bursa Kraken sejak 24 September 2024, sebuah langkah yang mengejutkan banyak analis karena dompet tersebut telah tidak aktif selama hampir satu dekade.

Pergerakan Whale Bitcoin: Mengapa Ini Penting?

Pergerakan Whale Bitcoin yang menambang BTC di tahun-tahun awal, khususnya pada Februari dan Maret 2009, menarik perhatian komunitas karena BTC tersebut ditambang hanya satu bulan setelah peluncuran jaringan Bitcoin. Paus misterius ini baru saja memindahkan 10 BTC senilai $610,000 ke Kraken pada 3 Oktober 2024, menambah total transfernya menjadi $3,58 juta dalam kurun waktu kurang dari dua minggu.

Sebelum pergerakan besar ini, alamat dompet yang dikenal sebagai “3JZsd… QerUW” tersebut tidak aktif sejak 2014, meskipun sempat melakukan beberapa transaksi pada periode 2011 hingga 2014. Pada masa tidak aktifnya, nilai BTC di dalam dompet itu meningkat secara dramatis, dari $474 ribu menjadi lebih dari $80 juta, menambah misteri di balik identitas pemiliknya.

Apa Dampaknya pada Pasar Bitcoin?

Pergerakan besar dari whale Bitcoin ini berpotensi memicu volatilitas di pasar. Biasanya, ketika whale memindahkan BTC dalam jumlah besar, investor menjadi waspada terhadap kemungkinan aksi jual yang dapat menurunkan harga. Namun, tidak ada indikasi langsung bahwa paus ini berencana menjual BTC-nya, meskipun langkah-langkah tersebut jelas memberikan ketidakpastian di pasar.

Selain itu, peristiwa ini muncul di tengah spekulasi tentang identitas asli pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto. Beberapa teori bahkan mengaitkan whale kuno ini dengan Nakamoto sendiri, meskipun tidak ada bukti konkret yang mendukung spekulasi ini.

Dengan arus jual beli BTC yang terus diperdagangkan di sekitar $61,815, pergerakan whale ini bisa berdampak signifikan pada pasar, baik dalam hal harga maupun sentimen investor. Meski demikian, aksi dari whale misterius ini tetap menjadi bagian penting dalam analisa Bitcoin yang sedang berkembang.

Tentang Bittime

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang telah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk memanfaatkan teknologi blockchain demi menghadirkan akses menuju kemerdekaan finansial yang adil bagi semua orang, terlepas dari lokasi atau posisi keuangan mereka.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil

6 Maret 2026 - 13:09 WIB

Anak Singkong di Little Tokyo

19 November 2024 - 16:50 WIB

Trading Bebas Swap di Dupoin: Semua yang Perlu Anda Ketahui

19 November 2024 - 14:12 WIB

Token Palapa Resmi Diperdagangkan di Bittime

18 November 2024 - 13:50 WIB

Port Academy Adakan Diklat IMDG Code di Tanjung Redeb, Tingkatkan Kompetensi Penanganan Barang Berbahaya di Pelabuhan

15 November 2024 - 03:17 WIB

Trending di EKONOMI BISNIS
error: Content is protected !!