Menu

Mode Gelap
Ketum FWJ Indonesia Ingatkan Kapolres Mojokerto, Ini Alasannya Satgas Saber Pangan Pusat Sidak Pasar Lemabang Palembang, Stok dan Harga Pangan Terkendali Pantau Pasar dan Petani di Jatim, Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat: Mayoritas Harga Komoditas Stabil PATROLI SKALA BESAR RAMADHAN, SINERGITAS TNI-POLRI DAN SATPOL PP JAGA KONDUSIFITAS MOJOKERTO RAYA Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

INVESTIGASI

PENGELOLA WISATA HUTAN PINUS NONGKO IJO “GAGAL” LMDH KARE AMBIL ALIH PENGELOLAAN

badge-check


					PENGELOLA WISATA HUTAN PINUS NONGKO IJO “GAGAL” LMDH KARE AMBIL ALIH PENGELOLAAN Perbesar

Madiun, RepublikNews – Ketua LMDH desa Kare Sukirman mengumpulkan seluruh pengelola Wisata Hutan Pinus Nongko ijo untuk meminta penjelasan terkait pengelolaan hutan selama kurun waktu 3 tahun, diluar dugaan selama 3 tahun dikelola ternyata taman wisata nongko ijo mengalami DEVISID anggaran.

Tentu saja hal ini membuat ketua LMDH geram,bagaimana tidak wisata hutan pinus nongko ijo yang selama ini menjadi salah satu icon kabupaten Madiun ternyata tidak sesuai dengan harapan masyarakat Desa Kare.

Disinggung mengenai sisa dana selama 3 tahun terakir dijawab nol persen (0 % ) oleh ketua pengelola yaitu Indra. Alasannya karena SHERING dengan Perhutani tidak seimbang. Dalam pertemuan ini juga dihadiri BKPH WILLIS UTARA KPH LAWU DS beserta jajaranya,

Menjawab pertanyaan, Erwantoko selaku mantri Hutan kepada tim media RebuplikNews mengatakan, “selama 3 tahun pengelola wisata hutan pinus Nongko ijo memenuhi kewajiban sheringnya mengenai devisid atau tidak saya tidak tahu, itu kan tanggung jawab pengelola karena pihak perhutani tidak masuk ranah pengelolaan nongko ijo,”jawabnya.

Salah satu tokoh masyarakat Suprapto juga menjelaskan memang selama ini pengelelolaan nongko ijo terkesan semrawut, penataan warung yang acak acakan dan kebersihan yang tidak terjaga mengurangi minat pengunjung semakin lama semakin menurun.

Sementara itu, Sukirman Ketua LMDH desa Kare dalam keterangan, Untuk sementara pengelolaan nongko ijo diambil alih oleh LMDH nanti kita akan musyawarahkan dengan kepala desa dan instansi terkait agar wisata hutan pinus nongko ijo bisa berkembang dan bisa menjadi pendongkrak P A D daerah,” jelas Sukirman.

Mari wisata hutan pinus nongko ijo kita kelola bersama-sama karena ini merupakan aset desa Kare, kita semua wajib menjaga dan melestarikan hutan pinus ningko ijo agar bisa menambah sumber pendapatan masyarakat desa kare,” harap Sukirman. (dite)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dwit 3 Tahun Mandek, Wanita Ini Nekat Hadang Mobil KDM di Lapangan Den Sakti Tambun Selatan

22 Februari 2026 - 21:50 WIB

CEK FAKTA: Rilis Korp Brimob Polri Patroli Gabungan Amankan 5 Pemuda di Jaktim Adalah HOAX !!

18 Februari 2026 - 15:23 WIB

Pemilik Lahan Komplotan Pencuri BBM/Solar Di Sumobito Jombang, Kabur Dan Hilangkan Barang Bukti Di TKP

10 Februari 2026 - 18:08 WIB

Terlindungi: Maling BBM Jenis Solar Oper Tangki Di Talun Kidul Sumobito Wilayah Hukum Jombang

8 Februari 2026 - 14:23 WIB

OTT Walikota Madiun, KPK Amankan 15 Orang

19 Januari 2026 - 20:29 WIB

Trending di BERITA UTAMA
error: Content is protected !!